Stok Darah PMI Rawan Kritis di Penghujung Ramadan

Selasa, 16 Juli 2013 | 14:48 WIB
Petugas UDD PMI Kabupaten Rembang sedang menghitung stok darah. (Foto:Puji).

Petugas UDD PMI Kabupaten Rembang sedang menghitung stok darah. (Foto:Puji).

REMBANG, MataAirRadio.net – Stok darah di Unit Donor Darah atau UDD PMI Kabupaten Rembang masih aman pada pekan pertama Ramadan 1434 Hijriah. Namun stoknya akan rawan krisis pada seminggu menjelang Lebaran.

Berdasarkan pantauan reporter MataAir Radio di UDD PMI Kabupaten Rembang, Selasa (16/7) pagi, stok darah bergolongan A sebanyak 51 kantung, golongan B 113 kantung, golongan O 121 kantung, dan darah bergolongan AB sebanyak 18 kantung.

Direktur Unit Donor Darah PMI Kabupaten Rembang dokter Budi Dharmawan mengatakan, stok darah sebanyak tersebut terbilang aman. Ia mengaku akan terus mempertahankan keamanan stok darah dengan terus menggali donor baru.

Di kegiatan seperti tarawih keliling dan acara-acara gereja akan dimanfaatkan untuk mencari donor anyar. Demi mengamankan stok pula, pengiriman darah ke luar daerah akan dihentikan.

Dokter Budi mengakui, stok darah rawan krisis pada menjelang Lebaran. Pada masa-masa seperti itu para donor akan disibukkan dengan persiapan Lebaran atau mudik.

Dia pun membeber kunci sukses sehingga stok darah masih akan aman hingga pertengahan Ramadan. Langkah itu antara lain mengundang para donor aktif untuk mendermakan darahnya pada mepet menjelang bulan Puasa.

Menurutnya, pada sepekan menjelang tanggal 9 Juli lalu, jumlah donor aktif yang datang ke UDD PMI Kabupaten Rembang cukup banyak. Budi juga mengklaim, ada banyak donor yang menjadi penyumbang aktif alias selalu donor darah setiap tiga bulan.

Sementara itu, seorang petugas di UDD PMI Kabupaten Rembang Ervin Nurcahyanti menambahkan, penyimpanan darah dilakukan dengan memanfaatkan bank darah berupa lemari penyimpanan berukuran besar.

Saat ini, lemari penyimpanan masih berfungsi dengan baik, sehingga kualitas darah dipastikan terjaga kualitasnya. Para petugas di UDD PMI kini tengah intensif menghimpun donor darah dari berbagai kegiatan dan masyarakat yang sedang tidak berpuasa. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan