Start Penataan Perbatasan Jateng-Jatim Mundur Dua Bulan

Friday, 29 June 2012 | 08:51 WIB
Kawasan Perbatasan Jateng-Jatim.

SARANG – Start penataan kawasan perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur mundur hampir dua bulan dari jadwal sebab sesuai surat perintah kerja (SPK) mestinya proyek yang didanai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu dimulai 23 April 2012 dan dijadwalkan selesai 19 September 2012. Namun molor dan baru dikerjakan per Juni ini.

Konsultan proyek penataan kawasan tugu tapal batas dari CV Sumber Desain Rembang, Asrofi, Jumat (29/6), membeberkan, hal itu disebabkan oleh sempat alotnya proses negosiasi dengan masyarakat setempat.

“Start penataan kawasan perbatasan itu tidak bisa dilakukan begitu saja dengan mengabaikan kepentingan warga. Namun, sempat alotnya proses negosiasi soal pembebasan tanah itu, tak memengaruhi pengerjaan proyek tersebut,” tandasnya.

Menurut dia, sebenarnya proses pengerjaan sudah berlangsung akhir Mei lalu. Hanya, kata dia, ketika itu baru sebatas pembersihan lahan.

“Pengerjaan teknisnya memang baru mulai kami lakukan pada Juni ini. Kami mengawalinya dengan pembuatan talut dan pengurukan,” jelas dia.teknis baru kita mulai bulan ini yakni dengan diawali pembuatan talut dan pengurukan,” terangnya.

Meskipun start pengerjaan proyek mengalami mundur, pihaknya memperkirakan proses pengerjaan bakal tetap rampung sesuai dengan SPK. “Sebab semua persiapan dan kendala teknis sudah ‘clear’,” katanya optimistis.

Disebutkan, penataan kawasan perbatasan yang berdiri di atas tanah wilayah Desa Temperak, Kecamatan Sarang itu menelan anggaran Rp1,5 miliar dari APBN.

Dengan anggaran sebanyak itu, sebut dia, patung pahlawan nasional, Pangeran Diponegoro, yang terpampang di kawasan tugu perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur akan ditebalkan.

Penebalan patung tersebut, lanjut Asrofi, sebagai pekerjaan “penyesuaian” atas adanya pekerjaan penunjang dalam proyek penataan kawasan perbatasan tersebut.

“Selain penebalan patung, penataan kawasan perbatasan akan dilakukan pada pembuatan talut, pengurukan tanah pada batas selatan dan utara tugu, pemavingan, serta pembangunan taman,” terang dia.

Selain itu, imbuh dia, juga akan dilakukan pemasangan jaringan listrik baru 13.000 VA di sekitar lokasi. (Puji)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan