Partisipasi Rendah, Sosialisasi KPU Dinilai “Injury Time”

Selasa, 28 Mei 2013 | 16:55 WIB
Ketua Panitia Pengawas Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang, Mukhlis Ridlo. (Foto:Puji)

Ketua Panitia Pengawas Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang, Mukhlis Ridlo. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Panitia Pengawas Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang menyoal kinerja KPU terkait rendahnya tingkat partisipasi pemilih. KPU Kabupaten Rembang mencatat, partisipasi pemilih pada Pilgub Jateng Minggu (26/5) kemarin mencapai 52 persen dari 90 persen suara yang masuk, sedangkan panwas mencatat hanya 49,08 persen dari 100 persen suara yang masuk.

Ketua Panwas Mukhlis Ridlo kepada reporter MataAir Radio, Selasa (28/5) siang menilai, sosialisasi Pilgub yang dilakukan KPU, baru tampak maksimal di “injury time” atau pada menjelang hari pelaksanaan coblosan.

Akibatnya, banyak dari anggota masyarakat yang tidak maksimal dalam mengenal pasangan calon. Mukhlis mengakui ada banyak spanduk sosialisasi, namun pemasangannya sangat berdekatan dengan hari pelaksanaan Pilgub.

Secara khusus, panwas pun menilai sosialisasi Pilgub melalui saluran mengamen akan lebih efektif jika dialihkan dengan memperbanyak rapat-rapat RT.

Anggota Panwas Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang, Minanus Suud menambahkan, komisi pemilihan umum memiliki tugas koordinasi dengan pemerintah kabupaten dalam menyosialisasikan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur kepada masyarakat.

Mestinya, menurut Suud, KPU tidak perlu menunggu pengenalan pasangan calon di masa kampanye yang hanya berdurasi 14 hari, tetapi jauh hari sebelumnya, setelah pasangan calon ditetapkan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah.

Mengenai peran partai politik dalam menentukan tingkat partisipasi pemilih, Suud menilai, partai politik tidak mesti menjadi jaminan untuk mendapat dulangan suara. Ia menandaskan, figur calon menjadi yang sangat mendukung ketertarikan pemilih.

Sebelumnya, Komisioner KPU Kabupaten Rembang Maftukhin mengatakan, tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub Jateng 2013 menurun 10 persen dibandingkan Pilgub 2008 atau hanya 52 persen.

Namun rendahnya tingkat partisipasi pemilih itu, menurut pihak KPU tidak bisa dibebankan seluruhnya kepada mereka, sebab kinerja parpol pengusung pasangan calon juga menjadi faktor lain yang menentukan.

Menurut catatan KPU, dari laporan cepat dengan 90 persen suara masuk, Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang memenangkan pasangan Ganjar-Heru dengan 46 persen, disusul pasangan Bibit Waluyo-Sudijono 33 persen, dan Hadi Prabowo-Don Murdono sebesar 22 persen. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan