SKPD Diminta Hemat Belanja Alat Tulis Kantor

Minggu, 17 Juni 2012 | 01:00 WIB


KOTA – Pemerintah Kabupaten Rembang meminta semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat untuk melakukan penghematan antara lain belanja alat tulis kantor dan biaya listrik, menyikapi lonjakan beban biaya di APBD menyusul larangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi mobil dinas per 1 Agustus 2012.

“Belanja rutin seperti untuk pengadaan alat tulis kantor akan dilakukan efisiensi menyikapi larangan penggunaan BBM bersubsidi bagi mobil plat merah. Sementara untuk menghemat biaya listrik, kami akan melakukan penggantian lampu-lampu di setiap kantor SKPD dengan yang hemat energi,” terang Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Hamzah Fatoni, Sabtu (16/6).

Tidak hanya belanja alat tulis kantor dan biaya listrik yang bakal diefisiensi, kata Hamzah, penggunaan air juga akan dikendalikan. “Kami juga akan berupaya melakukan meterisasi atas lampu penerangan jalan umum dan memutuskan PJU yang tidak berdampak,” imbuhnya.

Sejumlah upaya penghematan tersebut, jelas dia, merupakan pilihan yang harus dilakukan seiring larangan konsumsi BBM bersubsidi untuk mobil dinas.

“Kalau tidak disertai langkah penghematan, maka aturan baru itu bakal berdampak signifikan pada lonjakan biaya pada APBD,” jelas dia.

Pemkab, lanjut dia, juga akan melakukan optimalisasi pendapatan daerah sebagai konsekuensi atas kenaikan beban belanja tersebut.

Mengenai teknis penerapan kebijakan Pemerintah yang melarang mobil plat merah menggunakan BBM bersubsidi, Hamzah menambahkan, pihaknya akan menaati petunjuk Pusat dengan memasang stiker pada mobil-mobil dinas.

“Namun, kami masih menanti petunjuk secara terperinci mengenai pengadaan stiker tersebut. Apakah pengadaannya oleh Pemkab atau Pusat,” ujar Sekda.

Hanya, kata Sekda, semua hal terkait stiker mestinya sudah siap pada Juli 2012. “Kami intens melakukan koordinasi dengan Pusat soal pos anggaran stiker tersebut,” tandas dia. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. LAMIJAN TOLE

    Juni 17, 2012 at 8:05 am

    PURWODADI KUTHONE SING DADI KORUPSINE.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan