Satu Poin Dari Solo

Sabtu, 4 Februari 2012 | 11:29 WIB


KOTA – PSIR Rembang kembali membuat kejutan di laga tandangnya. Dijamu Persis Solo di Stadion Manahan dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia musim 2011/2012, PSIR mampu menahan tuan rumah dengan skor 2-2. PSIR pun pulang dengan raihan satu poin.

Pada 21 menit babak pertama, Persis Solo memang langsung mengurung pertahanan PSIR Rembang. Peluang tuan rumah bahkan langsung datang dari Ari Yuganda. Namun tendangan keras yang dilepaskan Ari, masih berada di samping gawang PSIR.

Lima menit berselang, tepatnya menit ke-6, tendangan bebas Javier Rocha nyaris merobek jala Nanda Pradana. Namun, bola masih mampu dihalau barisan pertahanan PSIR dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Hingga akhirnya pada menit ke-29, PSIR berhasil membungkam suporter tuan rumah. Lubis Syukur berhasil menyambar bola liar di depan gawang Persis dan gol. PSIR memimpin 1-0.

Seusai kebobolan, Persis Solo yang tak mau malu terus berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, hingga turun minum, PSIR mampu mempertahankan skor.

Memasuki babak kedua, pasukan besutan pelatih Junaidi langsung menekan pertahanan PSIR. Tuan rumah pun berhasil menyamakan kedudukan setelah pemain belakang PSIR kedapatan melakukan “handsball” di kotak terlarang pada menit ke-51. Javier Rocha yang dipercaya mengeksekusi bola berhasil mengecoh Nanda Pradana dan gol. Skor 1-1.

Selepas gol penyeimbang, para pemain Persis Solo semakin meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang tercipta dari kaki Robby Fajar dan tandukan Michael Ndubuisi, namun masih gagal tercipta gol.

PSIR yang hanya sesekali melakukan serangan balik malah menciptakan gol keduanya pada menit ke-62 melalui tendangan keras Effendi memanfaatkan umpan Cristian Lenglolo. Skor 2-1. Ratusan suporter militan PSIR, Ganster, yang juga hadir di Manahan bersorak.

Usai kebobolan untuk kali kedua, Persis Solo memasukkan Sofyan Morhan masuk menggantikan Haryadi yang terkapar menderita cidera pada menit ke-68. Namun, Persis Solo masih kesulitan menciptakan gol penyeimbang karena tim PSIR cenderung bertahan.

Pelatih Junaidi lantas memasukkan Ilham Hasan di menit ke-75 menggantikan Ferryanto yang sudah terlihat kelelahan. Pergantian tersebut efektif. Pada menit ke-79, Ilham Hasan berhasil membuat penonton seisi Stadion Manahan bergemuruh setelah tendangan cantiknya bersarang di gawang Nanda Pradana. Skor 2-2.

Meski terus ditekan serangan tuan rumah selepas gol penyeimbang tersebut, namun hingga wasit Annas Apriliandi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-2 tetap tidak berubah.

PSIR memaksa Laskar Sambernyawa berbagi poin. Sementara, Persis Solo kembali gagal memanfaatkan peluang meraih tiga angka di kandang.

Pelatih PSIR, Haryanto saat dihubungi suararembang melalui saluran telepon mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. “Satu poin ini cukup melegakan, meski sebenarnya kami bisa membawa pulang tiga poin,” kata dia.

Menurut dia, setiap pemain mampu bermain dengan disiplin sebagaimana ketika menahan imbang PSS Sleman pada laga Sabtu (28/1) lalu. “Permainan anak-anak cukup bagus, disiplin, dan ngotot. Salut,” kata dia.

Namun, skor imbang atas tuan rumah harus dibayar mahal. “Pada pertandingan berikutnya kami tidak akan diperkuat dua pemain penting. M Hepi dan Ali Mustofa harus absen karena hukuman akumulasi kartu kuning,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan