Satu Peleton Polisi Dikerahkan Amankan Monata

Jumat, 7 September 2012 | 06:09 WIB
Kapolres Rembang, AKBP Adhy Fandy Ariyanto. (Foto: Pujianto)

SUMBER, mataairradio.net – Kepolisian Resor Rembang menyatakan akan mengerahkan sedikitnya satu peleton anggota Sabhara (30 orang, red.) guna mengamankan pertunjukan musik dangdut “Monata” di Dusun Bulaksempu Desa/Kecamatan Sumber, Senin (10/9) malam.

Kapolres Rembang, AKBP Adhy Fandy Ariyanto, Jumat (7/9), mengungkapkan, pengerahan satu peleton anggota Sabhara didukung belasan personel dari Polsek Sumber itu sekaligus untuk mengantisipasi kemungkinan terulangnya rusuh antarpemuda di ajang dangdutan yang belakangan marak.

Seperti diketahui, ketegangan antarkelompok pemuda terjadi dua kali  di Kecamatan Sumber, belakangan ini. Sekelompok pemuda Dusun Bulaksempu terlibat ketegangan dengan pemuda Dusun Sumber, 28 Agustus lalu.

Selain itu, ketegangan juga terjadi antarkelompok pemuda Desa Kedungtulup, Kecamatan Sumber, Rembang dengan pemuda Dusun Pohlandak Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, Pati, pada malam takbiran, 18 Agustus silam.

“Kami sudah instruksikan anggota untuk melakukan pengamanan penuh. Kami pun sudah menjalin komunikasi dengan panitia acara guna mendapatkan informasi cukup mengenai sejumlah potensi ricuh,” katanya.

Kapolres menjelaskan, pengamanan pihaknya akan dilakukan tidak hanya di lokasi pertunjukan musik dangdut yang diperkirakan menyedot ribuan orang itu.

“Sebelum para pengunjung datang ke ajang dangdutan, kami akan lakukan penyisiran untuk memastikan tidak adanya penjual miras di sekitar arena. Bibit rusuh antara lain karena pengunjung terpengaruh minuman beralkohol tinggi,” tandasnya.

AKBP Adhy Fandy Ariyanto mengatakan, rusuh antarpemuda memang berpotensi terjadi di acara itu. “Namun dalam konteks pertunjukan musik dangdut di Bulaksempu itu, rusuh kemungkinan besar tidak terjadi di arena dangdutan, tetapi justru di luar lokasi. Misalnya di jalanan pulang,” paparnya.

Namun Kapolres memastikan penyiapan polisi berpakaian preman untuk mengantisipasi kerusuhan di luar arena dangdutan. “Kami jelas tidak mau kecolongan,” tegasnya.

Saat ini, imbuh Kapolres, jajarannya sedang mengidentifikasi sejumlah kelompok pemuda yang rawan berulah saat perhelatan pertunjukan musik di Dusun Bulaksempu.

“Biasanya, para pemuda yang menonton pertunjukan musik, akan bergerombol sesuai dengan asal daerahnya masing-masing. Ini yang juga akan kita tengarai di lokasi dangdutan nanti. Sekecil apapun potensi ricuh akan diupayakan untuk dikendalikan sebelumnya,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, akan menindak setiap orang yang menjadi biang kericuhan. “Namun kami yakin, masyarakat tidak akan gampang terprovokasi dan tidak menggunakan kesetiakawanan yang salah,” pungkasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan