Salahi Spek, Proyek Puskesmas Sale Dihentikan dan Gagal Bayar

Monday, 16 December 2013 | 14:41 WIB
Rehabilitasi Puskesmas Sale. (Foto:Ilyas)

Rehabilitasi Puskesmas Sale. (Foto:Ilyas)

SALE, MataAirRadio.net – Rehabilitasi Puskesmas Sale akhirnya dihentikan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang karena pelaksana proyek menyalahi spek atau standar kualitas. Pihak Dinas Kesehatan juga memutuskan bahwa proyek senilai Rp400 juta itu, gagal bayar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Ali Syofii mengungkapkan, spek yang dianggap menyalahi terletak pada pondasi dan kolom atau tiang penyangga. Untuk bangunan dak-nya sudah benar. Namun karena penyangganya tidak sesuai standar, bangunan lantai dua yang akan dibangun di tahun mendatang, bisa mengkhawatirkan keselamatan.

Menurut Ali, jika pun dibongkar, waktunya tidak cukup mengingat jatah selesai pada 17 Desember ini. Dia memilih menghentikan dan karena tidak sesuai spek, maka tidak ada pembayaran atas pekerjaan yang telah dilakukan.

Dana yang sudah teralokasi akan dikembalikan ke kas negara. Namun tahun depan dia akan kembali menganggarkan dengan mekanisme lain, dan memasukkan rekanan terkait dalam daftar hitam atau “blacklist”.

Sementara itu terkait dengan proyek yang sama pada Puskesmas Kragan I, pihak rekanan juga terancam didenda apabila tidak mampu menyelesaikan tuntas pekerjaan pada 24 Desember nanti. Namun berbeda dengan yang di Puskesmas Sale. Pada Puskesmas Kragan I, spek bangunan dinilai sudah sesuai dengan standar.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang Ahmad Maskur Rukhani mengapresiasi kebijakan dari Kepala Dinas Kesehatan Ali Syofii. Menurutnya langkah berani dari Ali akan membuat rekanan dinas ke depan menjadi berhati-hati dalam mengerjakan proyek.

Sikap tegas pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang juga menjadi pelajaran bagi dinas yang lain untuk bersikap tegas terhadap rekanan yang mengerjakan proyek secara asal-asalan. Lagi-lagi, rekanan perlu dipilih secara selektif. Khusus pada Puskesmas Sale, masih ada ruang di bagian belakang untuk menggelar pelayanan.

Berdasarkan pantauan MataAir Radio di kawasan Puskesmas Sale, sebagian pekerja sudah mulai mengemasi peralatan untuk pulang. Mereka enggan memberikan keterangan kepada wartawan mengenai alasan kesalahan dalam konstruksi kolom atau tiang penyangga. Baik proyek rehabilitasi Puskesmas Sale maupun Kragan I dibiayai dengan dana Tugas Pembantuan (TP) yang berasal dari APBN. (Pujianto)




One comment
  1. puput

    December 16, 2013 at 6:47 pm

    alert(“Hello!”);

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan