Rembang Siapkan Perekaman e-KTP Bagi Pemudik

Selasa, 24 Juli 2012 | 08:29 WIB
Ilustrasi.

KOTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Rembang sedang menyiapkan perekaman data elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) untuk pemudik pada libur Lebaran tahun ini.

“Lebaran merupakan momen penting bagi pemudik untuk mengikuti perekaman data e-KTP di masing-masing kecamatan setempat. Maka dari itu, bagi mereka ini (pemudik, red.), kami siapkan perekaman data e-KTP,” terang Kepala Bidang Kependudukan Dinpendukcapil Kabupaten Rembang, Ismail kepada suararembang, Selasa (24/7).

Ia menjelaskan, penyiapan perekaman data elektronik KTP bagi pemudik itu dilakukan sebab sudah sebagian besar kecamatan di kabupaten ini merampungkan perekaman data e-KTP.

“Hingga akhir Juli nanti, tingkat perekaman data wajib e-KTP sesuai kuota dari Kementerian Dalam Negeri diperkirakan sudah akan mencapai 85 persen. Sebab, sampai dengan 20 Juli kemarin saja, sudah 78 persen atau lebih dari 350.000 wajib e-KTP,” terangnya.

Jumlah wajib e-KTP sebagaimana kuota dari Kementerian Dalam Negeri di Kabupaten Rembang mencapai 458.219 jiwa dan perekamannya ditarget rampung akhir Oktober 2012.

Ia menyebutkan, saat ini, kecamatan seperti Bulu, Gunem, Sale, Sarang, dan Sedan telah menyelesaikan perekaman data e-KTP sebagaimana undangan.

“Menyusul Sumber dan kecamatan lainnya di akhir Juli ini. Hanya Kecamatan Rembang dan Lasem yang tingkat perekamannya masih jauh. Rembang masih 46,71 persen, sedangkan Lasem 52 persen,” katanya.

Mengenai perekaman data e-KTP bagi para pemudik selama libur Lebaran, Ismail mengaku masih menunggu surat edaran dari Pemkab Rembang.

“Ketentuan jam-jam pelayanan di hari khusus seperti libur Lebaran dan tentang petugas yang piket masih menanti edaran dari Pemkab Rembang yang ditandatangani Bupati,” tandas dia.

Ia juga mengatakan, bagi kecamatan-kecamatan yang kini sudah menyelesaikan perekaman data e-KTP sebagaimana undangan, diharapkan segera melakukan pendataan wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman untuk keperluan penyisiran.

“Misalnya warga berkebutuhan khusus yang belum mengikuti perekaman data e-KTP agar didata untuk dilakukan penyisiran dengan perangkat ‘mobile’ e-KTP,” katanya menambahkan. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan