Rembang Diminta Bebaskan 7,5 Hektare Lahan Embung Trenggulunan

Kamis, 31 Oktober 2013 | 16:25 WIB
Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana melakukan tinjauan kedua desain Embung Trenggulunan di Balai Desa Trenggulun. (Foto:Dlun)

Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana melakukan tinjauan kedua desain Embung Trenggulunan di Balai Desa Trenggulun. (Foto:Dlun)

PANCUR, MataAirRadio.net – Lahan seluas 7,5 hektare milik 19 warga di Desa Trenggulunan Kecamatan Pancur akan dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang untuk keperluan pembuatan embung. Pada lahan seluas tersebut, 219,5 meter persegi di antaranya merupakan tanah desa.

Kamis (31/10), Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana melakukan tinjauan kedua desain Embung Trenggulunan di Balai Desa setempat. Sementara, tinjauan pertama dilakukan pada bulan Juli kemarin.

Menurut rencana, Embung Trenggulunan akan berada di apitan dua bukit dan pertemuan Kali Genuk dan Kali Lor sehingga bisa menampung debit air cukup banyak.

Plt Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Indra Bangun mengatakan, pembebasan lahan untuk Embung Trenggulunan merupakan tanggung jawab Pemkab Rembang. Pihaknya siap membangunnya, begitu pembebasan lahan oleh pemkab tuntas.

Pertemuan konsultasi masyarakat atas pembangunan Embung Trenggulunan itu dihadiri oleh perwakilan dari PSDA Jeratun Seluna Kudus, Bappeda Rembang, dan Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang.

Sekitar 30 warga yang hadir di sosialiasi tersebut, umumnya mendukung rencana pembangunan Embung Trenggulunan. Sunarto, warga dari RT 3 RW 1 menyambut gembira rencana pembangunan embung.

Selama ini, warga harus bergiliran untuk mendapatkan air bersih. Dengan adanya embung, nantinya persoalan tersebut tidak lagi muncul. Ia pun berharap, keberadaan bendung bermanfaat bagi pertanian warga. Harga tanah yang hendak dibebaskan diharapkannya sesuai standar dan kesepakatan dengan warga.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Sinarman mengatakan, perencanaan embung di Trenggulunan sudah dirintis sejak tahun 2007.

Dia sendiri berharap, Embung Trenggulunan sudah akan mulai terbangun pada 2015 mendatang. Tahun depan, Pemkab Rembang sudah berancang-ancang membebaskan lahan untuk pembangunan Embung Kaliombo di Kecamatan Sulang. (Nugroho Ghozali)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan