Rembang Ganti Palem Sepanjang Kartini Dengan Tanjung

Friday, 6 January 2012 | 08:20 WIB
KOTA – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang akan mengganti pohon palem peneduh sepanjang Jalan Kartini kota itu dengan tanjung karena keberadaannya dinilai mulai membahayakan kabel jaringan listrik dan telepon.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Hendro Riyadi di Rembang, Jumat (6/1) mengatakan keputusan penanaman pohon palem di sepanjang Jalan Kartini pada beberapa tahun silam, tidak tepat.

“Pohon palem sepanjang Jalan Kartini kini mengganggu jaringan kabel baik listrik maupun telepon. Jika sudah demikian, kami menjadi sasaran protes,” kata dia.

Ia menyebutkan, mulai pekan ini, pihaknya sudah mengerahkan sejumlah pekerja untuk menanam bibit tanaman pengganti, tanjung.

“Penanamannya diawali dari pangkal Jalan Pemuda dan berlanjut ke arah utara menuju jantung kota. Kami menyiapkan sedikitnya 500 batang bibit pohon tanjung untuk menggantikan palem-palem itu,” kata dia.

Hendro juga mengatakan, jika ternyata jumlah bibit tersebut kurang, pihaknya masih akan menambahnya. “Bibit pohon tanjung ini ditanam di sela dan berdekatan dengan pohon palem. Saat pohon tanjung ini sudah cukup umur, pohon palemnya akan ditebang,” kata dia.

Penebangan pohon palem dan menggantinya dengan tanjung, kata dia, akan diterapkan di Jalan Kartini, antara kawasan perempatan Jaeni hingga Bundaran Pasar Kota Rembang.

Adapun pohon palem di sepanjang Jalan Pemuda, lanjut dia, masih tetap dibiarkan karena masih dibutuhkan untuk menunjang keindahan dan tata kota.

Ia mengemukakan, dibutuhkan waktu setidaknya dua tahun untuk membebaskan Jalan Kartini dari palem karena pohon tanjung umumnya baru bisa tumbuh dengan baik ketika mencapai masa itu.

“Alasan pemilihan pohon tanjung sebagai peneduh jalan antara lain berakar kuat dan berbatang keras sehingga tidak mudah rubuh. Selain itu, pohon tanjung juga berdaun rimbun dan relatif mudah diterabas,” kata dia.

Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Rembang Muji Supraptono mengatakan, dahan palem memang rawan menimpa kabel jaringan dan menyebabkan listrik padam.

“Memang ada baiknya kalau keberadaan palem sebagai peneduh jalan dikaji ulang. Sebab, jika pun pohon palemnya harus diterabas, itu tidak cukup mudah. Sisa pangkasan dahan palem akan mengering dan tetap saja jatuh dan bisa menimpa apa saja. Berbeda dengan pohon beranting, tinggal potong saja,” kata dia. (Puji)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan