Rembang Catatkan Rekor MURI “Hijab Class”

Sabtu, 20 April 2013 | 17:35 WIB
Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat rekor baru "hijab class" yang diikuti oleh 2.711 peserta. (Foto:AFTA)

Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat rekor baru “hijab class” yang diikuti oleh 2.711 peserta. (Foto:AFTA)

REMBANG, MataAirRadio.net – Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat rekor baru “hijab class” yang diikuti oleh 2.711 peserta dan dilangsungkan bertepatan dengan peringatan ke-134 Hari Kartini di Rembang, Sabtu (20/4) siang.

Rekor yang dicatat MURI ini menumbangkan rekor sebelumnya yakni pembelajaran pemasangan hijab pada pemula dengan 2.011 peserta yang dicatat pada 10 Oktober 2011.

Perwakilan MURI Ariani Siregar menyatakan, rekor tersebut dicatat di urutan 5.911 pada Museum Rekor Dunia Indonesia. Dan sebagai bukti tercatatnya rekor tersebut, pihak MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang serta Sari Ayu Marta Tilaar.

Sementara itu, Wulan Tilaar selaku CEO dari Martha Tilaar Grup mengatakan, “beauty and hijab class” merupakan tindak lanjut dari inspirasi dan tren warna ke-27 Martha Tilaar dan diselenggarakan bertepatan dengan peringatan ke-134 Hari Kartini di Kabupaten Rembang.

Wulan menjelaskan, tren warna ke-27 Sari Ayu bertemakan pesisir centrajava yang terinspirasi batik tulis lasem dan Karimunjawa. Lasem merupakan bagian dari Kabupaten Rembang.

Ia juga mengatakan, sebanyak 2.711 “Kartini” dari Rembang akan mengikuti “beauty class” dan akan mendapatkan cara pemakaian hijab atau kerudung yang tepat bagi mereka agar bisa tampil cantik dari luar dan dalam.

Sementara itu, pada sesi seusai “beauty class”, model kenamaan Tanah Air Ratih Sanggarwati mengatakan, “Kartini” perlu selalu tampil cantik, secara lahiriah maupun batiniah.

Cantik itu menurut Ratih adalah bagaimana seseorang bisa tampil pas dan pantas pada setiap saat. Salah satu cara tampil cantik bisa dilakukan dengan berhijab. Ratih juga mengatakan kebaikan tidak melulu pada penampilan, tetapi kebaikan hati juga harus diupayakan. (Afta Ahmad)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan