Ranu Ogah Berpaling

Selasa, 31 Juli 2012 | 09:20 WIB
Ranu Tri Sasongko berusaha melepaskan diri dari kepungan pemain PPSM KN Magelang musim lalu. (Foto: ANTARA)

REMBANG – Striker PSIR yang direkrut manajemen pada paruh kedua musim lalu, Ranu Tri Sasongko menyatakan ketertarikannya untuk kembali membela Laskar Dampo Awang musim depan.

Bahkan, menurut Pelatih PSIR, Haryanto, Selasa (31/7), Ranu siap tidak merewelkan nilai kontrak yang menjadi kemampuan pengelola tim sepak bola kebanggaan Kota Garam ini.

Mantan pemain timnas pra-olimpiade itu, ungkap Haryanto, menyatakan kesiapannya untuk bergabung kembali musim depan dengan tim yang berjuluk Laskar Dampo Awang itu berapapun nilai kontrak yang akan diberikan.

“Kepastian tentang keinginan Ranu untuk bertahan di Rembang musim depan memang secara langsung telah disampaikan kepada kami. Dia tidak mematok nilai kontraknya, bahkan berapapun nilainya Ranu mau menerimanya asal diberikan kesempatan merumput kembali bersama PSIR Rembang musim depan,” katanya.

Menurut Haryanto, sebenarnya Ranu tidak perlu mengungkapkan pernyatan tersebut. Sebab, berdasarkan hasil evaluasinya bersama Direktur Teknik PSIR Rembang Bambang Max Handoyo, Ranu masih akan menjadi pilihan pemain yang akan dipertahankan tim pelatih musim depan.

Haryanto membeber, iklim kekeluargaan yang terjalin dengan baik antara segenap pengelola, manajemen, pelatih, dan para pemain, membuat pemain asal Surabaya itu tertarik untuk kembali berbaju orange di musim mendatang.

“Kami menyambut gembira niat Ranu itu. Sebab, selama separuh musim bergabung Ranu mampu memberikan kontribusi lebih kepada tim,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Teknik PSIR Rembang Bambang Max Handoyo menambahkan, karakter pemain seperti Ranu Tri Sasongko sangat dibutuhkan oleh tim yang musim lalu berhasil nangkring sebagai “runner up” grup II Divisi Utama LPI.

Menurut Max, gaya permainan cepat yang sering diterapkan PSIR Rembang perlu diimbangi dengan kemampuan dan skill mumpuni dari para pemain.

“Ranu adalah tipe pemain pekerja keras, selama di lapangan dia tidak pernah berhenti untuk mengejar bola. Pergerakannya sering membuat repot lawan, gaya permainannya sesuai dengan pola permainan yang sering kami terapkan,” katanya.

Selain itu, kata Bambang, Ranu juga memiliki kemampuan cepat beradaptasi dengan para pemain lainnya. Bahkan, dia juga bisa ditempatkan diberbagai posisi baik sebagai striker, pemain sayap ataupun pemain tengah. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan