Ramadhan, Polres Rembang Kerahkan Sepertiga Kekuatan

Jumat, 20 Juli 2012 | 07:39 WIB

Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran 2011 Polres Rembang. (Foto: pembangunanpolitik.blogspot.com)

KOTA – Kepolisian Resor Rembang berjanji akan mengerahkan sepertiga kekuatannya untuk mengendalikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah itu selama Ramadhan berlangsung.

Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adhy Fandy Ariyanto, Jumat (20/7), menjelaskan pengerahan kekuatan sebanyak 212 personelnya itu akan dibalut dalam Operasi Pekat 2012.

“Setelah Operasi Cipta Kondisi yang berlangsung sebelum Ramadhan, kami akan langsung melanjutkannya dengan Operasi Pekat selama Ramadhan. Jumlah personel di Polres Rembang sebanyak 637 orang dan kami kerahkan sepertiganya di Operasi Pekat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, rencana kegiatan pengamanan selama Ramadhan telah masuk dalam kalender kamtibmas tahunan Polres Rembang.

“Selama Ramadhan, kami akan memerangi penyakit masyarakat, ‘mo limo, ‘maling’ (pencurian) ‘main’ (perjudian) ‘madat’ (narkoba) ‘madon’ (prostitusi) ‘minum’ (peredaran minuman keras), melalui Operasi Pekat. Ini agar pelaksanaan ibadah umat muslim selama Ramadhan lebih terjaga,” terang dia.

Kapolres menyebutkan, penyakit masyarakat yang akan secara serius diperangi selama Ramadhan ini, antara lain prostitusi, peredaran minuman beralkohol tinggi (minuman keras, red.) dan narkoba, serta perjudian.

“Dalam Operasi Pekat sasaran kami adalah tempat hiburan malam, kafe-karaoke, dan warung kopi. Di tempat-tempat tersebut rawan prostitusi dan peredaran minuman keras juga narkoba,” paparnya.

Ia pun menyebutkan, daerah-daerah seperti Landoh Kecamatan Sulang, Kecamatan Kragan, dan Kecamatan Sarang akan mendapatkan pengawasan ketat untuk peredaran minuman keras.

Pihaknya pun berharap partisipasi masyarakat dengan segera melaporkan apabila menjumpai praktik-praktik tersebut kepada kepolisian sektor ataupun langsung ke polres. “Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan,” tandas dia.

Secara khusus Kapolres mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tindak pidana pencurian dengan sasaran permukiman. “Permukiman menjadi salah satu sasaran pencurian yang kemungkinannya paling besar selama Ramadhan,” ungkapnya.

Kapolres juga menjanjikan adanya patroli rutin dan intensif sebagaimana rencana kegiatan yang ada di masing-masing kepolisian sektor pada jam-jam isya hingga salat tarawih. “Di jam-jam itu memang rawan pencurian,” tegasnya. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan