PSIR Siapkan Akademi

Selasa, 22 Mei 2012 | 06:38 WIB


KOTA – Persatuan Sepakbola Indonesia Rembang (PSIR) seperti tak ingin kehilangan peluang di masa depan. Meski kompetisi Divisi Utama PSSI belum usai, Pengelola PSIR, PT Bina Putra Allam Persada, mulai mempersiapkan pusat latihan sepakbola terpadu atau semacam akademi untuk mewadahi pemain-pemain muda berbakat di Kabupaten Rembang.

Direktur Teknik PSIR Bambang “Max” Handoyo dipercaya untuk menyiapkan pembentukan akademi tersebut. “Kelak, pemain-pemain muda berbakat di Rembang akan mendapatkan ‘mentoring’ dan ‘coaching’ untuk menjadi pemain profesional dan bisa menjadi bagian dari industri persebakbolaan nasional,” terang Bambang kepada suararembang dalam sebuah kesempatan belum lama ini.

Ia menjelaskan, akademi tersebut dibentuk lantaran potensi industri persebakbolaan nasional mulai tumbuh. “PSIR tentu tidak bisa bergantung pada pemain-pemain asing karena untuk keperluan itu diperlukan biaya besar. Sementara melalui akademi, PSIR bisa mendapatkan pemain berkualitas setiap saat,” kata dia.

Bambang juga menjelaskan, keberadaan akademi tersebut tidak serta merta menghambat perkembangan sekolah sepak bola yang banyak dijumpai di Kabupaten Rembang. “Sebab, untuk masuk ke akademi ada sejumlah persyaratan. Akademi justru menjadi pengembang kemampuan mereka yang dari SSB,” jelasnya.

Sejumlah persyaratan itu, kata Bambang, antara lain tinggi badan yang ideal mencapai 180 centimeter dan usia yang berkisar antara 19-21 tahun. “Ada kalanya, kemampuan seorang pemain profesional tidak bisa diukur hanya dari tinggi badannya, namun dalam industri sepakbola, tinggi badan menjadi tolok ukur utama. Sementara soal usia, ini terkait penyiapan agar kemampuan seorang pemain bisa optimal,” ujar dia.

Menurut dia, karena stok pemain dalam Kabupaten Rembang sebagaimana persyaratan dinilai terbatas, untuk sementara, di awal pihaknya masih akan menerima pemain dari luar daerah. “Sejauh ini, ada pemain muda dari Kalimantan yang menyatakan tertarik dengan akademi yang bakal dibentuk PSIR,” ungkapnya.

Disebutkan, akademi yang kini digagas itu bakal dibuka setelah kompetisi reguler Divisi Utama Liga Prima Indonesia musim 2011-2012 berakhir. “Kami juga menanti hasil putaran kompetisi lokal Divisi Utama yang akan digelar Pengcab PSSI guna menentukan pemain-pemain muda berbakat dan memenuhi persyaratan untuk digembleng di akademi itu,” tandas Bambang. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan