PSIR Hadiahi PSS “Kacamata”

Sabtu, 28 Januari 2012 | 11:59 WIB


KOTA – PSIR Rembang menghadiahi skor kacamata PSS Sleman karena berhasil menahan imbang tanpa gol (0-0) Elang Jawa pada pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia musim 2011/2012 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (28/1) petang.

Tampil di bawah dukungan penuh suporter tuan rumah, tak membuat skuad asuhan Haryanto grogi. Sejak peluit kick off ditiup wasit Nur Arifin, PSS Sleman memang tampil menyerang.

Elang Jawa bahkan sempat mengurung pertahanan PSIR di babak pertama. Sejumlah peluang mampu diciptakan Andrid Wibawa dan Anang Hadi yang menjadi tulang punggung PSS. PSIR pun dipaksa bermain nyaris separuh lapangan.

Pada menit pertama, Andrid Wibawa langsung melakukan tusukan ke jantung pertahanan PSIR, sayang Andrid yang sudah berhadapan langsung dengan kiper masih gagal menceploskan si kulit bundar. Tujuh menit berselang, menit ke-8, Andrid kembali lolos dan berhasil melewati kawalan pemain belakang PSIR, namun sepakannya masih melambung di atas mistar Nanda Prada.

Menit ke-14, PSIR nyaris kebobolan ketika terjadi kemelut di depan gawang PSIR. Meski demikian, barisan pertahanan Laskar Dampo Awang yang dikomando Abunaw Cletus Lapula tampil cukup disiplin. Sejumlah peluang tuan rumah sukses dimentahkan.

PSIR bukannya tanpa perlawanan. Pada menit ke-32, Lubis Syukur mengancam gawang PSS dengan tendangan mendatar dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping di sisi kanan gawang PSS Sleman yang dijaga Bogi Santoso.

Tiga menit berselang giliran gelandang PSIR, M Happy yang berdiri bebas di depan gawang PSS masih gagal memanfaatkan peluang, tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Elang Jawa

“Meski tampil di bawah tekanan selama babak pertama, kami juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang nyaris berbuah gol sebelum turun minum,” kata Pelatih PSIR, Haryanto saat dihubungi mataairradio.net dari Rembang, Sabtu (28/1) petang.

Pihaknya mengaku bersyukur atas satu poin yang berhasil dicuri dari tuan rumah. “Alhamdulillah, hasilnya sesuai target,” kata dia.

Pada pertandingan itu, lanjut dia, Deni Tarkas tetap tidak bisa dimainkan karena masih dibekap cedera. Deni pun gagal bersua dengan tim yang pernah dibelanya musim lalu.

“Namun, M Husen yang sempat diragukan tampil, sempat kami pasang selama 20 menit. Sementara pemain anyar, Erik Aunjal kami mainkan di 13 menit terakhir pertandingan. Secara umum, kami puas dengan penampilan anak-anak yang sukses menjaga setiap pergerakan pemain lawan,” kata dia.

Manajer PSIR, Siswanto pun menyatakan akan menunaikan janjinya yang akan memberikan bonus kepada timnya apabila mampu mempersembahkan poin. “Syukur alhamdulillah atas hasil ini. Soal poin, tetap akan kami berikan,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan