Dua Terlelang, Proyek DPU Rembang Belum Aman

Rabu, 3 September 2014 | 16:30 WIB
Ruas jalan Pandangan arah menuju Sedan. (Foto:Rif)

Ruas jalan Pandangan arah menuju Sedan. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang optimistis empat proyek yang dikabarkan terancam gagal lelang akan bisa terlelang dan digarap pada tahun ini. Meski dua di antaranya sudah terlelang Rabu (3/9) pagi, namun posisinya belum aman, karena masih ada masa sanggah tiga hari.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Rembang Raharjo mengungkapkan, proyek peningkatan jalan lumba-lumba di wilayah TPI Tasikagung senilai Rp2 miliar sudah terlelang dan dimenangkan PT Kartika Nusantara Pati.

Demikian juga proyek jalan Sarang-Pamotan-Gunem-Sale senilai Rp3,8 miliar, telah terlelang dan dimenangkan PT Insan Pesona Pati. Namun dua proyek tersebut belum teken kontrak karena masih menunggu ada atau tidaknya sanggahan, selama tiga hari ke depan.

Khusus untuk proyek peningkatan jalan Pandangan-Gandrirojo-Sidorejo senilai Rp15 miliar baru akan dilelang ulang pada 4 September ini. Demikian juga dengan pekerjaan peningkatan jalan dan jembatan Kragan-Sedan senilai Rp4,3 miliar. Butuh 3-4 minggu untuk merampungkan proses retender tersebut.

Raharjo menyatakan, optimistis bisa merampungkan keempat proyek itu hingga akhir Desember mendatang. Sebab, setiap pekerjaan itu, membutuhkan waktu hanya 90 hari. Dia menegaskan, optimisme itu tidak asal, artinya tetap mengacu prosedur dan komitmen, seperti laporan dan monitoring kegiatan.

Kini dia berharap, semoga cuaca atau faktor alam mendukung. Dalam kesempatan ini, Raharjo menekankan rincian pelaksanaan proyek peningkatan jalan antara Pandangan-Gandrirojo-hingga Sidorejo. Menurutnya, peningkatan jalan akan dilakukan dengan pembetonan sepanjang 3,5 kilometer, lebar 7 meter.

Namun pembetonan dilakukan secara spot, masing-masing 1,5 kilometer di 1,5 kilometer dari Pandangan, kemudian 300 meter masing-masing di nomor stasiun (STA) 3600 dan 5200, serta 1,5 kilometer di STA 6200 di wilayah Nganguk Gandrirejo-Sedan. Khusus di Nganguk disertai penataan saluran.

Raharjo menjelaskan, pembetonan di empat titik tersebut akan dilakukan dengan ketebalan 30 centimeter dengan kekuatan 400 kilogram per centimeter. Kekuatan ini sengaja ditambah 100 kilogram per centimeter, karena banyak kendaraan lebih dari 20 ton yang melintas dan tidak bisa dikendalikan.

Diberitakan sebelumnya, empat proyek di DPU Rembang terancam gagal lelang tahun ini. Kepala ULP Rembang Gantiarto mengatakan, keterancaman ini karena keempat proyek tersebut sepi penawar. Sertifikat badan usaha (SBU) yang menjadi syarat lelang tidak banyak dimiliki rekanan. Jika pun ada kualifikasi SBU-nya tidak memenuhi. Selain di DPU, tiga proyek di Dinas Kelautan dan Perikanan juga terancam gagal tender. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan