Pramuka dan Polisi Pamotan Buru Terduga Maling di Alas Banyu

Sunday, 6 October 2013 | 15:46 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

PAMOTAN, MataAirRadio.net – Warga menangkap seorang pria yang diduga pencuri saat sedang berperilaku mencurigakan di SD Negeri 2 Pamotan, Minggu (6/10) sekitar jam delapan pagi. Namun saat akan diamankan ke Mapolsek Pamotan, pria ini kabur ke arah Alas Banyu, wilayah Kalitengah Kecamatan Pancur.

Sepuluh orang anggota Pramuka Saka Bayangkara yang tengah berkegiatan di lokasi arah yang sama dengan larinya pria ini, turut mengejar bersama sejumlah anggota Polsek Pamotan.

Saiful Halim, salah seorang anggota pramuka yang turut melakukan pengejaran mengaku kehilangan jejak pria ini karena Alas Banyu masih cukup rimbun. Namun menurutnya polisi sudah mengantongi identitas pria yang diduga maling itu.

Kapolsek Pamotan Ajun Komisaris Polisi Kisworo membenarkan telah dikantonginya identitas pria yang diduga pencuri itu. Namun Kapolsek enggan mengungkap nama atau inisial yang bersangkutan. Hanya saja, polisi mengungkapnya sebagai warga Desa Jambean Kecamatan Sedan.

Meski diduga masih bersembunyi di wilayah Alas Banyu, tetapi dari informasi sementara yang diperoleh polisi, pria itu mengidap gangguan jiwa. Anggota Polsek Sedan pun memberikan informasi serupa.

Kapolsek mengaku tidak akan melepas begitu saja pria itu. Terlebih dahulu akan dilakukan kroscek ke pemerintah desa tempat dimana dia tinggal dan mengecek kebenaran gangguan kejiwaannya.

Sampai dengan Minggu (6/10) sore, baik anggota pramuka maupun polisi belum berhasil menangkap pria terduga maling itu. Perburuan masih dilakukan, sementara polisi langsung mendatangi kediaman yang bersangkutan di Desa Jambean Kecamatan Sedan. Polisi belum bisa menyimpulkan akhir penanganan kasus ini. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan