Pembangunan Akses di PPI Tasikagung Gagal Terwujud Tahun Ini

Kamis, 19 September 2013 | 16:38 WIB
Kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Rembang. (FotoLPuji)

Kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Rembang. (FotoLPuji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pembangunan jalan di lokasi reklamasi atau pengurukan kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Rembang gagal diwujudkan pada tahun ini karena ada pengurangan anggaran dari Pemerintah Pusat.

Bupati Rembang Mochammad Salim menjelaskan, pengurangan anggaran tersebut lantaran kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Juni lalu. Namun Salim memastikan pembangunan jalan tersebut bakal terealisasi pada tahun depan.

Meski gagal mewujudkan pembangunan jalan di lokasi PPI Tasikagung, Pemkab Rembang menjamin diselesaikannya proyek reklamasi pada akhir tahun ini. Salim mengaku meminta maaf atas kerusakan jalan dan debu yang ditimbulkan akibat lalu lalang kendaraan pengangkut material reklamasi.

Dengan reklamasi, Pelabuhan Pendaratan Ikan Tasikagung diharapkan akan tumbuh menjadi pelabuhan perikanan terintegrasi di negeri ini. Kelak, mulai pengisian bahan bakar, pemenuhan perbekalan, dan bongkar kapal tidak perlu dilansir jauh seperti sekarang.

Sampai dengan Kamis (19/9) siang, aktivitas reklamasi pantai Tasikagung masih berlangsung. Saat ini panjang pantai yang telah direklamasi baru sekitar 260 meter dari rencana semula 850 meter.

Miftakhul Maazis, warga Pabean Tasikagung berharap, reklamasi segera selesai dan aktivitas bongkar muat ikan hasil tangkapan bisa lebih optimal. Menurutnya, selama ini banyak keluhan dari nelayan yang menyandarkan kapalnya untuk bongkar.

Dasar laut di dekat dermaga belum dibersihkan dari serakan batu-batu sisa reklamasi. Padahal menurutnya, sudah tiga kapal yang nyaris tenggelam gara-gara terkena batu.

Ia pun berharap, perbaikan atas kerusakan jalan pada akses ke kawasan PPI disegerakan. Selama ini dirinya mendengar jalan di sekitar PPI Tasikagung akan dibeton, namun sampai dengan pertengahan September ini belum ada kabar kapan diwujudkan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang Suparman akan menindaklanjuti keluhan nelayan mengenai serakan batu di kawasan PPI Tasikagung. Menurutnya, kemungkinan jika kelak proyek selesai, dasar laut akan dibersihkan dari ceceran batu. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan