Polsek Sumber Perjuangkan Jalan Damai Kedungtulup-Pohlandak

Rabu, 22 Agustus 2012 | 08:21 WIB
ilustrasi

SUMBER, mataairradio.net – Kepolisian Sektor Sumber memilih memperjuangkan jalan damai untuk meredam ketegangan pemuda Desa Kedungtulup kecamatan setempat dengan pemuda Dusun Pohlandak Desa Sumberagung Kecamatan Jaken, Pati yang berbuntut pada pembakaran jembatan penghubung dua desa itu pada Sabtu (18/8) malam dan Selasa (20/8) dini hari lalu.

Kapolsek Sumber AKP Bibit AS saat dihubungi mataairradio.net mengatakan, perjuangan itu dimulai dengan menggelar pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 30 orang warga dan tokoh masyarakat Desa Kedungtulup di Balai Desa setempat, Rabu (23/8).

“Kami berharap pertemuan kali ini bisa membuat kondisi masyarakat menjadi lebih tenteram. Permasalahan pun agar bisa diselesaikan dengan baik dan damai,” terang dia.

Dalam kesempatan itu, beber Bibit, pihaknya juga menyebut perusakan fasilitas negara seperti jembatan bisa dikategorikan tindakan melawan negara dan pelaknya terancam pidana.

“Pembakar fasilitas negara merupakan musuh negara dan oleh karenanya kejadian serupa jangan sampai terulang lagi. Itu yang kami tekankan kepada warga dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, imbuh dia, pihaknya bersama muspika setempat akan mengupayakan pertemuan antara tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Kedungtulup Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Dusun Pohlandak Desa Sumberagung Kecamatan Jaken Kabupaten Pati.

“Kami berharap para tokoh masyarakat bisa ikut menjaga kondusifitas di desa, karena efek dari terbakarnya jembatan tersebut cukup besar karena merupakan jalur ekonomi kedua desa,” tandasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun mataairradio.net, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 10.00 WIB itu, para tokoh Desa Kedungtulup, meminta bantuan kepada muspika setempat agar jembatan bisa dibangun lagi.

Namun sebelum itu, para tokoh di Desa Kedungtulup meminta adanya pertemuan antara tokoh kedua desa agar permasalahan-permasalahan bisa diselesaikan.

Para tokoh pemuda dan agama desa itu pun bersedia, dipertemukan dengan para tokoh/sesepuh Desa Sumberagung Kecamatan Jaken Kabupaten Pati agar terjadi musyawarah untuk kedamaian kedua desa.

Seperti diketahui, pada Sabtu (18/8) malam, jembatan dari kontruksi besi dan bahan kayu yang menghubungkan Desa Kedungtulup Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang dengan Dusun Pohlandak Desa Sumberagung Kecamatan Jaken Kabupaten Pati, dibakar warga.

Polisi belum bisa memastikan siapa pembakar jembatan yang memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3,5 meter itu. Kala itu tingkat kebakaran jembatan mencapai 70 persen.

Ketegangan berlanjut pada Selasa (20/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sisa bangunan jembatan sekitar 30 persen kembali dibakar lagi. Lagi-lagi polisi belum bisa mengungkap siapa pelakunya.

“Jembatan tersebut merupakan jembatan alternatif yang menghubungkan kedua desa, adapun sebab terbakarnya jembatan belum diketahui secara pasti dan masih kami tangani,” pungkas Kapolsek Sumber. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan