Polisi Gagalkan Pencurian Muatan Truk Bermodus Persekongkolan

Jumat, 15 Juni 2012 | 09:12 WIB

LASEM – Kepolisian Sektor Lasem Resor Rembang berhasil menggagalkan aksi pencurian barang muatan truk bermodus persekongkolan antara sopir dengan sejumlah pelaku kejahatan, saat sebuah truk diparkir di kawasan depan sebuah gudang di Jalan Binangun 88 Lasem, Jumat (15/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Enam orang pelaku yang belakangan diketahui sebagai warga Desa Binangun Kecamatan Lasem dan salah seorang di antaranya adalah sopir truk itu kepergok patroli polisi yang sedang melakukan patroli tengah malam.

Awalnya, empat anggota Polsek Lasem yang sedang berpatroli dengan mobil polisi menyusuri jalanan di Jalur Pantura kawasan Lasem. Seperti biasanya, patroli malam dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

Menjelang sampai di tikungan Binangun, sebelah barat Gudang 88 yang kini menjadi kantor PT SPN, polisi menjumpai truk bernomor polisi AG 8544 UR bermuatan besi parkir dekat dengan semak-semak.

Begitu tim patroli mendekat, enam orang meloncat dari atas truk. Mereka berusaha kabur. Polisi pun melepas tembakan peringatan dan segera mengejar mereka.

Namun, polisi hanya berhasil membekuk tiga dari enam orang pelaku saat sedang bersembunyi. Ketiganya adalah Suranto (23), Eli Wahyudi (18), dan Haryanto (21), kesemuanya warga Desa Binangun. Suranto bahkan berada dalam kondisi teler saat ditangkap petugas.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, para pemuda pengangguran dan berkuping dihiasi anting ini digelandang ke Mapolres Rembang.

Kapolsek Lasem Ajun Komisaris Polisi Isnaeni mengungkapkan, pelaku yang tertangkap tersebut memang dikenal warga memiliki tabiat buruk, panjang tangan.

“Pencurian besi muatan yang masing-masing berbentuk segi tiga tersebut diduga dilakukan atas persekongkolan dengan sang sopir truk. Namun, kami menyelidiki kebenarannya. Hanya, sang sopir berinisial BD berhasil kabur. Itu kami ketahui dari ponsel milik salah seorang pelaku yang berhasil kami tangkap,” ungkapnya.

Polisi mengamankan puluhan batang besi muatan truk yang sempat berceceran dan tiga unit sepeda motor tanpa plat nomor milik tersangka pelaku sebagai barang bukti.

“Belakangan, kami memang menggiatkan patroli malam untuk mengantisipasi tindak kejahatan di jalan raya Jalur Pantura Lasem. Apalagi di Lasem banyak didapati truk-truk parkir pada malam hari,” tandas dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan