Polisi Dapatkan Dua Sepeda Motor Hasil Kejahatan “Lettu Bambang”

Kamis, 6 September 2012 | 09:56 WIB
Yamaha Mio warna merah, plat B yang sudah dipalsukan oleh “Lettu Bambang”, dan Yamaha Jupiter di sebelah kirinya. (Foto: Pujianto)

KOTA, mataairradio.net – Perburuan atas sejumlah sepeda motor hasil kejahatan Suhardiyanto (50), warga Dusun Becici Desa Demaan, Kecamatan Gunem yang menyaru sebagai anggota TNI Kodim 0720 Rembang, oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polres setempat, mulai membuahkan hasil.

Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto melalui Kasatreskrim AKP Joko Santoso, Kamis (6/9), mengungkapkan, pihaknya berhasil mendapatkan dua dari setidaknya enam sepeda motor yang oleh tersangka akui sudah dijual ke sejumlah orang.

“Dua sepeda motor yang berhasil kami dapatkan itu adalah ‘hasil’ aksi tersangka dari TKP Kutoharjo dan Pulo, Yamaha Jupiter dan Mio. Jika pada pemeriksaan awal, sepeda motor itu diakui tersangka sudah dijual, ternyata sepeda motor itu hanya dititipkan ke beberapa orang yang dikenalnya. Tersangka ini memang licin dan sering berubah-ubah keterangannya,” kata Joko.

Dua sepeda motor tersebut, lanjut Kasatreskrim, didapatkan dengan cara mengeler tersangka ke beberapa tempat yang diakuinya menjadi tempat ‘pembuangan’ sepeda motor hasil menipu sejumlah korbannya dengan modus menyamar sebagai anggota TNI dari Kodim 0720 Rembang.

“Dua sepeda motor ini merupakan buah dari TKP yang sudah terbilang lama. Kami tengah intensif mencecarnya dengan pertanyaan agar menunjukkan dimana ia ‘membuang’ sepeda motor dari TKP terbaru, di Pasarbanggi, pada pertengahan bulan Puasa kemarin. Sepeda motor jenis Honda Vario,” tandasnya.

AKP Joko Santoso menambahkan, Suhardiyanto alias “Lettu Bambang” pun diyakini tidak hanya menjalankan aksinya di Rembang. “Sebab, kami menerima informasi dari dua polsek di wilayah hukum Polres Grobogan, Polsek Kuwu dan Wirosari, bahwa ada laporan tindak kejahatan dengan kasus serupa di masing-masing wilayah itu,” katanya.

Karena istri kedua Suhardiyanto, imbuh dia, merupakan warga Kecamatan Ngaringan yang letakknya tidak jauh dari Kecamatan Wirosari, bisa jadi pelaku kejahatan yang dimaksud adalah juga “Lettu Bambang”.

“Sejak kami menangkap Suhardiyanto pada Ahad (28/8), sampai saat ini kami masih terus mengembangkan penyidikan. Apalagi belakangan, tersangka juga mencokot nama seseorang yang disebutnya terlibat. Kami mendalaminya terlebih dahulu untuk memastikan keterangannya tidak menyesatkan,” pungkasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan