PMI Rembang Santuni Belasan Korban Kebakaran

Wednesday, 11 July 2012 | 09:30 WIB

Sekretaris PMI Cabang Rembang, Edy Murwanto merekap santunan yang sudah disalurkan kepada korban kebakaran, Rabu (11/7). (Foto: Puji)

KOTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Rembang mencatat telah menyantuni sebanyak 12 korban bencana kebakaran dalam kurun Januari hingga awal Juli 2012.

Menurut Sekretaris PMI Cabang Rembang, Edy Murwanto saat ditemui suararembang di kantornya, Rabu (11/7), jumlah santunan yang diberikan untuk kesebelas korban kebakaran tersebut senilai Rp9juta.

Terakhir kali, pada Rabu (11/7), pihaknya memberikan santunan Rp750ribu kepada keluarga Nuryanto, warga Dusun Tuyuhan Lor Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, korban kebakaran pada 1 Juli lalu.

“Kami memberikan santunan kepada para korban kebakaran setelah adanya laporan. Namun, ada beberapa peristiwa kebakaran yang korbannya kami santuni lantaran PMI menjumpai kejadiannya secara langsung,” kata dia.

Pihaknya mempersilakan pihak desa untuk secepatnya melapor kepada PMI setempat atas adanya korban bencana, agar petugas Palang Merah Indonesia segera memproses bantuan.

“Untuk peristiwa kebakaran, nominal santunannya Rp500.000-Rp750.000, tergantung tingkat keparahannya,” ujar Edy.

Selain bencana kebakaran, menurut dia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang juga menyantuni korban bencana lainnya, misalnya korban bencana sambaran petir.

Edy Murwanto menyebutkan, pihaknya menyerahkan santunan sebesar Rp750.000 kepada keluarga dengan korban meninggal dunia akibat bencana itu.

“Santunan yang diberikan PMI Rembang kepada korban bencana seperti sambaran petir, dibagi menjadi tiga klasifikasi yakni meninggal dunia Rp750.000, luka berat Rp500.000, dan luka ringan Rp250.000,” imbuh dia. (Puji)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan