PKPI Rembang Belum Berpikir Rekrut Caleg

Selasa, 26 Maret 2013 | 15:45 WIB
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

BULU, MataAirRadio.net – Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Rembang menyatakan belum berpikir untuk segera melakukan perekrutan bakal calon anggota legislatif atau caleg meski KPU Pusat telah memutuskan memasukkan partai itu sebagai peserta Pemilu 2014 dengan nomor urut 15.

Ketua DPK PKPI Rembang Watono Raharjo saat dihubungi reporter MataAir Radio, Selasa (26/3) siang mengaku baru akan berpikir untuk merekrut bakal caleg setelah mengikuti rapat koordinasi tingkat DPP di Jakarta pada Rabu (27/3) atau Kamis (28/3) besok.

Watono yang merupakan Kepala Desa Sendangmulyo Kecamatan Bulu ini pun tak cukup yakin bisa dengan gampang merekrut bakal calon legislatif, mengingat banyak kader potensial yang sudah kadung melompat ke partai lain seperti Gerindra dan PPP.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Rembang Muhammad Affan mengatakan, pihaknya akan menggelar sosialisasi tata cara pendaftaran calon anggota legislatif kepada 12 partai politik pada Rabu 27 Maret ini.

Affan mengaku baru mendapatkan kabar lolosnya PKPI sebagai peserta Pemilu 2014 pada Senin (25/3) sore kemarin, sehingga undangan untuk pihak DPK PKPI akan diterima terlambat.

Agar tetap bisa ikut sosialisasi, Affan menambahkan, pihaknya akan menghubungi DPK PKPI agar berkenan menerima konfirmasi undangan sementara via telepon sebelum nanti menerima suratnya.

Komisi Pemilihan Umum Pusat memasukkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014 setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) mengabulkan gugatan partai dengan Ketua Umum seorang mantan Gubernur DKI, Sutiyoso itu. Dengan masuknya PKPI, maka ada 12 partai politik yang bakal memperebutkan suara pemilih pada pemilihan umum tahun depan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan