Pileg 2014, Dapil Tetap Kuota Kursi Berubah

Jumat, 1 Maret 2013 | 17:57 WIB

REMBANG, MataAirRadio.net – Kuota kursi anggota DPRD di empat daerah pemilihan atau dapil di Kabupaten Rembang mengalami perubahan pada Pemilu Legislatif 2014. Sementara kuota di tiga dapil lainnya, tetap.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang Muhammad Affan kepada reporter MataAir Radio, Jumat (1/3) pagi mengatakan, perubahan kuota kursi legislatif terjadi di Dapil II (Kaliori, Sumber), Dapil III (Sulang, Bulu, Gunem), Dapil IV (Pamotan, Sale), dan Dapil VII (Kragan, Sluke).

Menurut pria kelahiran 30 Januari 1971 ini, kuota Dapil II berkurang dari enam menjadi lima kursi, Dapil III dari tujuh menjadi enam, sedangkan Dapil IV dan VII kuotanya masing-masing bertambah dari enam menjadi tujuh kursi.

Adapun tiga daerah pemilihan lainnya masing-masing Dapil I (Rembang Kota) tetap enam kursi, Dapil V (Lasem, Pancur) tetap enam kursi, dan Dapil VI (Sarang, Sedan) tetap delapan kursi.

Affan menjelaskan, penataan kuota kursi yang berujung pada penambahan atau pengurangan slot di setiap dapil tersebut mengacu pada Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dari Kementerian Dalam Negeri.

KPU Kabupaten Rembang pada Kamis 28 Februari kemarin di ruang pertemuan KPU setempat, menggelar konsultasi publik penataan daerah pemilihan anggota DPRD Kabupaten Rembang pada Pemilu 2014.

Affan mengungkapkan, sembilan dari sepuluh partai politik peserta Pemilu 2014 hadir dalam kegiatan tersebut. Partai Keadilan Sejahtera atau PKS sempat mengusulkan jumlah daerah pemilihan diciutkan menjadi lima dapil. Namun parpol lainnya menghendaki tetap tujuh dapil.

Ada sepuluh partai politik masing Nasdem, PKB, PKS, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, dan Hanura yang akan mengikuti Pemilu 2014. Di Kabupaten Rembang, kesepuluh partai tersebut akan memperebutkan 45 kursi di dewan perwakilan rakyat daerah. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan