Petani Tanami Jalan Rusak

Senin, 20 Februari 2012 | 07:25 WIB


SUMBER – Sejumlah petani nekat menanami jalan rusak dengan pohon pisang di ruas jalur Sumber-Rembang, tepatnya di dekat pertigaan Desa Megulung, Kecamatan Sumber, lantaran jengah dengan kondisi jalan yang kerap memicu kecelakaan.

Aksi yang dilakukan Senin (20/2) pagi tersebut tidak sampai membuat pengendara di jalur itu terganggu. Mereka yang kesal dengan tak kunjung diperbaikinya jalan itu oleh pemerintah kabupaten setempat, menanam pisang tepat di lubang jalan, barat pertigaan masuk Desa Megulung.

Salah seorang warga setempat, Sandimin mengatakan, lubang jalan sedalam lebih dari 20 centimeter tersebut sudah menyebabkan lebih dari empat peristiwa kecelakaan yang membuat korbannya luka berat.

“Belum lama ini, seorang pengguna jalan berasal dari Desa Pranti, Kecamatan Sulang terperosok lubang jalan ini dan mengalami luka parah di kakinya. Selain itu, pengguna jalan asal Kudus juga jatuh bangun serta terluka setelah terpelanting dari kendaraannya karena terjerembab lubang jalan ini,” kata dia.

Menurut dia, lubang jalan dengan diameter hampir satu meter tersebut terbilang tak terlihat oleh kendaraan, terutama sepeda motor yang melaju dari arah Rembang atau dari timur.

“Karena mungkin melaju cukup kencang dari arah timur dan tidak melihat lubang jalan itu, pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor tak bisa menghindarinya dan jatuh,” kata dia seraya menambahkan, kecelakaan serupa berpotensi terus terjadi selagi lubang jalan dan kerusakan yang sama di sepanjang jalur tersebut, tidak segera diperbaiki.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan di jalur Sumber-Rembang karena kondisinya kini begitu parah. Lubang jalan terpantau tidak hanya dijumpai di barat pertigaan Desa Megulung. Dari Rembang, lubang jalan dijumpai juga di kawasan depan SMPN 2 Sulang, Desa Karangsari, Sukorejo, Randuagung, Grawan, Jadi, Megulung, Sekarsari, dan Sumber.

Kepala Seksi Pengembangan dan Peningkatan Jalan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang, Sigit Widyaksono mengatakan, pihaknya telah mengecek kerusakan dan lubang jalan di barat pertigaan Desa Megulung, serta kerusakan lain di sepanjang ruas jalan Sumber-Rembang.

“Kami sudah cek lokasi, namun masih harus rembugan dulu untuk menanganinya, apakah akan ditangani oleh DPU atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata dia.

Menurut Sigit, sejauh ini anggaran rutin untuk perbaikan ruas jalur Rembang-Sumber belum dicakup dalam APBD Induk 2012, sehingga jikapun dialokasi, maka akan melalui mekanisme APBD Perubahan tahun ini.

“Sejujurnya kami berharap agar penanganan kerusakan sepanjang ruas Rembang-Sumber bisa masuk dalam penanganan BPBD, sebab jika harus masuk DPU, prosesnya lumayan lama,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan