Petani Siapkan Persemaian Benih Musim Tanam Kedua

Senin, 16 Januari 2012 | 10:10 WIB
SUMBER – Sejumlah petani di Kecamatan Sumber dan Kaliori sudah mulai mempersiapkan persemaian benih untuk persiapan musim tanam kedua (MT II) yang diperkirakan berlangsung pada Februari 2012.

Seorang petani di Desa Grawan Kecamatan Sumber, Rasmani, Senin (16/1) mengatakan, persemaian benih mulai dibuat lantaran musim panen pertama diperkirakan bakal jatuh pada akhir Januari ini.

“Agar lahan pascapanen tidak menganggur lama, maka saat ini kami sudah menyiapkan persemaian benih. Di awal musim tanam pertama, kami sengaja menyisakan sedikit luasan lahan sawah untuk persemaian,” kata dia.

Petani di wilayah itu, kata dia, terbilang memulai musim tanam pertama lebih awal dibandingkan daerah di kawasan timur Kabupaten Rembang. “Petani di desa kami memulai musim tanam pertama sedikit lebih awal dengan sistem gogo rancah karena memang jenis sawahnya tadah hujan,” kata dia.

Petani lainnya di Dusun Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Agung mengatakan, petani optimistis menanam kembali padi di musim tanam kedua karena curah hujan diyakini cukup.

“Melihat perkembangan cuaca seperti sekarang, nampaknya petani bisa menanam padi sebanyak dua kali. Karena itu, menjelang panen pertama tiba, kami sudah mempersiapkan persemaian benih,” kata dia.

Menurut dia, persemaian benih tersebut akan segera ditebari pada pekan ini. “Sejak pertama kali disebar hingga siap tanam, dibutuhkan waktu antara satu bulan hingga selapan (35 hari). Jika ditebar sekarang, maka sekitar satu minggu setelah panen pertama yang diperkirakan berlangsung pada pekan pertama hingga kedua Februari, benih sudah siap ditanam,” kata dia.

Optimisme petani untuk menyongsong musim tanam kedua, imbuh Agung, juga dilatari minimnya serangan hama pada musim tanam pertama. “Nampaknya, musim tanam pertama akan cukup berhasil. Serangan hama juga nyaris tidak ada. Hampir setiap petani di daerah kami akan kembali menanam padi di musim tanam kedua,” kata dia.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Mulyono mengatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jawa Tengah memprakirakan hujan dengan intensitas normal masih akan berlangsung pada Februari sehingga petani bisa kembali menanam padi.

“Hanya, petani kami minta mengadopsi pola tanam jajar legawa untuk mengantisipasi wereng dan menyiapkan pupuk,” kata dia.

Ia juga mengatakan pihaknya intensif melakukan pemantauan ke sejumlah daerah untuk memastikan keberhasilan musim tanam pertama tahun ini. “Jika wilayah Sumber dan Kaliori sedang menjelang panen, tetapi wilayah timur Rembang masih masa awal musim tanam,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan