Perjalanan Dinas SKPD Dievaluasi

Kamis, 14 Juni 2012 | 07:21 WIB

KOTA – Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan akan mengevaluasi aktivitas perjalanan dinas pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD), menyusul larangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi mobil plat merah per 1 Agustus 2012.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Hamzah Fatoni, Kamis (14/6) menjelaskan, evaluasi akan dilakukan pada perjalanan dinas yang tingkat urgensinya rendah.

“Perjalanan dinas yang tidak urgen akan kami rekomendasikan untuk tidak dilakukan. Sebab jelas akan terjadi lonjakan beban biaya di APBD seiring larangan konsumsi BBM bersubsidi bagi mobil plat merah per 1 Agustus mendatang,” tandas Hamzah.

Hamzah enggan merinci tingkat lonjakan beban biaya akibat larangan konsumsi BBM bersubsidi bagi mobil dinas tersebut. “Yang jelas akan terjadi lonjakan yang signifikan. Karena itu kami akan lakukan beberapa langkah efisiensi,” terang dia.

Apalagi selama ini, menurut dia, biaya perjalanan dinas, utamanya yang terkait biaya bahan bakar minyak menjadi beban APBD. “Ke depan, kami berharap kendaraan dinas hanya digunakan untuk kepentingan dinas. Bukan lainnya,” tegasnya.

Hanya, pihaknya mengakui, pembedaan mana perjalanan yang untuk kepentingan dinas dan yang tidak, masih harus dirumuskan dengan lebih jelas.

Pemkab Rembang, kata dia, juga akan mempercepat penghapusan aset pemkab berupa mobil dinas yang tidak lagi layak. Belum lama ini, Pemkab Rembang mengadakan 11 mobil dinas lantaran mobdin yang lama dinilai sudah tidak layak.

Ketika itu, pemkab menyatakan akan melakukan penghapusan aset berupa mobil dinas tersebut dengan segera melelangnya. “Pelelangan aset berupa mobil dinas tersebut perlu dipercepat agar tidak terjadi ‘high cost’ (biaya tinggi, red.) di SKPD,” kata dia.

Sebab, dengan mempertahankan mobil dinas yang sudah tidak layak, biaya pemeliharaan seperti perawatan mesin dan ban, akan cenderung tinggi, katanya menambahkan. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan