Peringatan Kemerdekaan Indonesia, Ini Suara Warga Rembang

Sabtu, 17 Agustus 2013 | 14:38 WIB
Sebanyak 65 orang narapidana mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman antara satu sampai dengan tiga bulan.

Sebanyak 65 orang narapidana mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman antara satu sampai dengan tiga bulan.

REMBANG, MataAirRadio.net – Gempita Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-68 tampak pada 17 Agustus 2013. Di Kabupaten Rembang, bendera Merah Putih dikibarkan di hampir tiap desa. Berbagai lomba beraroma patriotisme digelar. Sejumlah warga pun merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari Proklamasi.

Hasan Yahya misalnya. Dilahirkan pada 17 Agustus, 42 tahun yang lalu membuatnya bangga dan senang. Bangga karena setiap ulang tahunnya berbarengan dengan dirgahayu Kemerdekaan Indonesia dan senang karena setiap tanggal 17 Agustus selalu diingatkan untuk selalu berbakti kepada ibunya.

Hasan mengenang, dari penuturan ibunya, sewaktu lahir dia mendapatkan hadiah spesial dalam rangka kemerdekaan. Ketika itu, ibunya berharap kelak dia bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Bersamaan dengan umur Indonesia merdeka yang sudah 68 tahun, ada tiga bayi baru lahir di RSUD dr R Soetrasno Rembang, dua di antaranya lahir melalui persalinan normal. Sementara itu, warga Kabupaten Rembang berharap negara lebih peduli pada kesejahteraan masyarakatnya.

Isa Ansori, Kepala Desa Tlogomojo Kecamatan Rembang mengatakan, kemakmuran dan keadilan masyarakat belum dirasakan merata di seluruh penjuru Tanah Air. Angka kemiskinan belum banyak berkurang bahkan bertambah. Demikian juga dengan angka pengangguran dan korupsi. Negara mestinya bisa memperbaikinya melalui aparatur yang cinta pada negaranya sendiri.

Sementara itu, Upacara Peringatan HUT ke-68 Republik Indonesia dihelat hidmat di Alun-Alun Kota Rembang. Belasan peserta upacara mengalami pingsan karena tersengat terik matahari. Seusai upacara, diselenggarakan acara simbolis pemberian remisi kemerdekaan kepada puluhan narapidana di Rutan Kelas IIB Rembang.

Sebanyak 65 orang narapidana mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman antara satu sampai dengan tiga bulan. Dari jumlah itu, tujuh orang narapidana langsung bebas. Rutan Rembang menampung 74 orang narapidana. Namun ada sembilan orang tidak diberi remisi, karena masa tahanan belum memenuhi syarat. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan