Perbaikan Jalan Poros Kecamatan Hanya Dianggarkan Dua Miliar

Kamis, 6 September 2012 | 07:32 WIB
Kerusakan di jalan poros kecamatan Sedan-Kragan. (Foto: Ilyas alMustofa)

REMBANG, mataairradio.net – Kerusakan sejumlah ruas jalan poros kecamatan di Kabupaten Rembang akan diperbaiki sebagian saja di sisa waktu di tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum setempat hanya mampu menganggarkan anggaran belanja rutin untuk perbaikan jalan poros kecamatan sekitar dua miliar rupiah.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang, Puji Santoso, kepada mataairradio.net, Kamis (6/9). Menurutnya, dari usulan penambahan anggaran yang diajukan DPU sebesar Rp6,253 Miliar, anggaran untuk perbaikan jalan poros kecamatan yang sebagian besar sudah rusak parah itu hanya dialokasi dua miliar rupiah.

“DPU mengajukan penambahan anggaran Rp6,253 Miliar melalui APBD Perubahan 2012, antara lain untuk perbaikan jalan poros kecamatan dan jembatan sebesar dua miliar rupiah, untuk cipta karya, perumahan, dan permukiman seperti pembangunan jalan lingkungan diusulkan tambah Rp3,5 Miliar, dan untuk perencanaan awal pembangunan rumah dinas baru bupati sekitar Rp100juta,” jelasnya.

Puji juga menyebutkan, usulan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2012 oleh DPU tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan dengan usulan serupa yang diajukan tiga instansi lainnya yang berada dalam satu koordinasi dengan Komisi C.

“Bagian Administrasi Pembangunan hanya mengajukan tambahan sedikit anggaran. Bappeda mengusulkan tambahan anggaran Rp677juta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang baru dinyatakan dalam koordinasi Komisi C, mengajukan anggaran melalui APBD Perubahan 2012 sebesar Rp3,3 Miliar,” bebernya.

Puji yang juga Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, khusus untuk usulan penambahan anggaran guna perbaikan poros jalan kecamatan yang diajukan DPU itu, pihaknya menjamin tidak akan terjadi banyak perubahan.

“Kalau berubah (dipangkas, red.), kemungkinan besar kok tidak. Karena (jumlah) itu saja jelas masih kurang. Bahkan, jika ada sumber lain misalnya dari APBD Provinsi atau APBN, anggaran untuk perbaikan poros jalan kecamatan itu malah mungkin bertambah lagi,” tandasnya.

Ketua Badan Legislatif itu menambahkan, agar nantinya alokasi anggaran perbaikan jalan poros kecamatan tersebut terserap maksimal dan pengerjaannya tidak dilakukan ketika sudah mulai berlangsung musim hujan, pihaknya berkomitmen untuk mengesahkan APBD Perubahan 2012, lebih awal dari jadwal yang direncanakan sebelumnya.

“APBD Perubahan nampaknya bisa disahkan maju dari rencana awal. Rencana awal 30 September disahkan, tetapi kemungkinan sudah bisa di-‘dok’ 18 September. Harapannya, Oktober 2012, anggaran yang terkucur dari APBD Perubahan 2012, bisa segera terserap,” pungkasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan