Pengawas Pemilu di Rembang Bertambah 189 Orang

Friday, 30 August 2013 | 17:16 WIB
Mukhlis Ridlo, Panwaskab Rembang. (Foto:Puji)

Mukhlis Ridlo, Panwaskab Rembang. (Foto:Puji)

SUMBER, MataAirRadio.net – Jumlah PPL atau pengawas pemilu lapangan di Kabupaten Rembang ditambah lagi menjadi 709 orang. Sebelumnya, jumlah PPL sebagaimana rasio tempat pemungutan suara di setiap desa hanya 520 orang.

Di Kecamatan Sumber misalnya, jumlah PPL bertambah dari 28 menjadi 46 orang. Ketua Panwascam Sumber Gunanto yang ditemui pada Jumat (30/8) siang mengatakan, penambahan jumlah pengawas pemilu lapangan itu sesuai instruksi Bawaslu Pusat.

Dengan penambahan jumlah PPL, kualitas pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2014 diharapkan menjadi lebih optimal. Penambahan PPL itu pun diakuinya akan membantu pelaksanaan pengawasan Pemilu di daerah yang secara geografis berada di pelosok atau pegunungan.

Ketua Panwaskab Rembang Mukhlis Ridlo membenarkan, penambahan jumlah pengawas pemilu lapangan merupakan instruksi Bawaslu. Ia pun mengakui, secara geografis, beberapa desa memerlukan tambahan tenaga PPL.

189 orang pengawas anyar itu secara efektif mulai bertugas pada Agustus ini. Mukhlis menyebutkan, hampir semua kecamatan menambah jumlah PPL-nya.

Mereka yang baru bergabung sebagai pengawas lapangan, diharapkannya segera bisa menyesuaikan diri dengan teman dan tugasnya. Saat ini tugas pengawasan sedang difokuskan pada daftar pemilih sementara hasil perbaikan atau DPSHP akhir.

Sementara itu, sampai dengan Jumat (30/8) petang, Panwaskab Rembang masih saja menerima laporan terkait belum diserahkannya copy atau salinan daftar pemilih dalam bentuk cakram digital atau CD, kepada pengurus partai politik di tingkat kecamatan.

Ketua Panwaskab menilai, kinerja panitia pemilihan kecamatan atau PPK perlu diperbaiki. KPU Rembang pun mestinya beberapa kali turun ke lapangan melakukan pengecekan. Tidak asal menerima laporan dari tingkat bawah dan minim kroscek. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan