Pengangguran di Rembang Masih 11.519 Orang

Selasa, 17 Desember 2013 | 15:06 WIB
Bursa kerja yang digelar Plan Indonesia dan Magistra Utama di Balai Kartini Rembang, Selasa (17/12).

Bursa kerja yang digelar Plan Indonesia dan Magistra Utama di Balai Kartini Rembang, Selasa (17/12).

REMBANG, MataAirRadio.net – Ratusan pemuda dari berbagai daerah di Kabupaten Rembang menyerbu bursa kerja yang digelar Plan Indonesia dan Magistra Utama di Balai Kartini Rembang, Selasa (17/12) siang. Jumlah ini hanya sebagian kecil karena jumlah pengangguran di Rembang tercatat masih mencapai 11.519 orang.

Mereka yang datang ke bursa kerja ini mencoba peruntungan mengisi 1.000 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh sekitar 25 perusahaan. Lowongan yang tersedia berasal dari berbagai jenis usaha seperti restoran, retailer, industri pakaian, dan otomotif.

Plan Indonesia dan Magistra Utama dua kali ini menggelar bursa kerja di Rembang. Bursa serupa sebelumnya digelar di tempat yang sama pada 29 Mei 2013. Ahmad Muhlis, salah seorang pencari kerja asal Desa Randuagung Kecamatan Sumber mengaku baru pertama kali ini mencari kerja sejak lulus SMK pada tahun lalu.

Dia datang ke bursa kerja untuk mencari pekerjaan di perusahaan yang berlokasi di Rembang. Muhlis tidak menargetkan posisi tertentu di perusahaan itu, asalkan di Rembang dan tetap dekat dengan orang tua.

Selain perusahaan yang beroperasi di Rembang seperti PT Holi Mina Jaya, sejumlah perusahaan dari Semarang, Subaraya, dan Jakarta juga membuka lapak lowongan pekerjaan di bursa kerja tersebut.

Manajer Proyek Pemberdayaan Ekonomi Kaum Muda dari Plan Indonesia Lukas Kristian Windya Nugraha mengatakan, bursa kerja kembali digelar mengingat minat yang tinggi dari kaum muda di Rembang. Pada bursa kerja pertama, pihaknya mengklaim mengantarkan 400 orang pemuda untuk masuk ke berbagai perusahaan yang cukup “bonafide”.

Kaum muda yang mengikuti programnya adalah mereka lulusan SD hingga SMA yang berusia 18-24 tahun. Mereka sebelumnya diberikan pelatihan keterampilan secara teknik dan karakter. Mengenai jumlah pengangguran di Rembang yang masih lebih dari 11.000 orang, pihaknya menargetkan 1.700 orang untuk dientaskan dari pengangguran.

Sementara itu, Farida, salah seorang staf HRD PT Samwon Busana Indonesia Semarang mengaku menargetkan merekrut hingga 200 tenaga kerja dari bursa kerja ini, terutama untuk tenaga jahit. Samwon merupakan perusahaan garmen khusus ekspor yang berlokasi di kawasan industri Candi, Ngaliyan, Semarang.

Bagi calon tenaga kerja, Samwon mensyaratkan surat lamaran kerja dan foto diri berukuran 3×4, salinan KTP, ijazah, kartu keluarga, dan akta kelahiran, serta surat keterangan catatan dari kepolisian dan dokter. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan