Dua Pencuri Besi Bekas di PLTU Ditangkap

Selasa, 22 Januari 2013 | 16:18 WIB

SLUKE – MataAirRadio,net, Dua orang ditangkap karena diduga hendak mencuri besi bekas potongan kerangka “coal shelter” di kawasan pembangkit listrik tenaga uap setempat.

Kedua tersangka maling itu ditangkap pada Senin (21/1) dini hari kemarin sekitar pukul 01.30 WIB, sedangkan mereka diduga melakukan tindak pencurian pada 26 Oktober 2012 silam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, Selasa (22/1), awalnya petugas menjumpai lima orang tak dikenal masuk ke kawasan PLTU melalui areal persawahan sebelah barat.

Namun, saat petugas mencoba mendekat, lima orang tersebut malah kabur. Sontak, petugas keamanan pun mengejar mereka hingga ke luar pagar pembatas kawasan PLTU. Mereka berhasil lolos. Namun sepeda motor yang digunakan para tersangka pelaku di tinggal begitu saja di luar pagar PLTU sehingga diamankan.

Kasatreskrim Polres Rembang Ajun Komisaris Polisi Joko Santoso mengungkapkan, kedua tersangka pelaku pencurian yang berhasil dibekuk itu bernama Solikin alias pekik (32) warga RT 1 RW 2 Desa Leran dan MA alias Dukun alias Doyok (16), warga RT 1 RW 3 desa setempat.

Kasatreskrim Polres Rembang Ajun Komisaris Polisi Joko Santoso menambahkan, meskipun belum ada hasil yang diperoleh pencuri dari aksinya, pihaknya tetap akan memproses para pelaku.

Sebagai barang bukti, polisi telah mengamankan satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria, dua utas tali, dan sebilah bambu yang diduga digunakan pelaku untuk beraksi.

Menurut Joko Santoso, pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 juncto Pasal 53 KUHP yang ancaman hukumannya hingga lima tahun penjara. Ia menambahkan, tiga pelaku lain masing-masing berinisial N, B, dan M masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Atas kejadian tersebut, Kasatreskrim mengimbau pihak manajemen sektor PLTU Sluke agar kembali merangkul warga sekitar lokasi untuk turut mengamankan aset vital milik negara itu.

Sebab, kenyataannya warga sekitar lokasi PLTU seperti tidak merasa turut memiliki objek tersebut. Buktinya, dua orang warga Leran yang kedudukannya bertetangga dengan lokasi PLTU justru ditangkap karena hendak mencuri benda di pembangkit listrik tenaga uap tersebut. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan