Pemkab Jamin PJU Tak Lagi Menunggak 2012

Kamis, 9 Februari 2012 | 08:03 WIB


KOTA – Pemerintah Kabupaten Rembang menjamin tidak akan ada lagi tunggakan pembayaran tagihan rekening penerangan jalan umum (PJU) pada 2012, sebab pemkab setempat sudah menganggarkan Rp8,7 miliar untuk keperluan tersebut.

“Kami sudah melunasi tagihan rekening PJU 2011 sebesar Rp4,1 miliar. Pembayaran kami lakukan dengan transfer ke rekening PT PLN (Persero) Area Kudus,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Hamzah Fatoni, Kamis (9/2).

Hamzah menjelaskan, pembayaran tagihan sebesar Rp4,1 miliar dilakukan pada 30 Januari 2012 dan diambilkan dari anggaran Rp8,7 miliar tersebut.

“Sisanya, sebesar Rp4,57 miliar akan digunakan sebagai cadangan pembayaran tagihan pada 2012, sehingga tahun ini tidak akan ada lagi tunggakan. Jika pun terjadi kekurangan, masih mungkin dianggarkan melalui APBD Perubahan 2012,” kata dia.

Menurut Hamzah, penunggakan tersebut terjadi karena pada APBD 2011 terjadi keterbatasan anggaran, sehingga pembayaran rekening PJU kepada PLN tidak teranggarkan penuh selama satu tahun.

Mengenai PJU ilegal yang sering dipersoalkan PLN, Hamzah menyebutkan, dalam pendataan bersama PLN belum lama ini ditemukan sebanyak 5.623 titik. “Dari sebanyak 8.025 titik PJU, hanya 2.402 titik sambungan penerangan jalan umum yang legal, selebihnya ilegal,” kata dia.

Pihaknya akan segera mengevaluasi fungsi penerangan jalan umum liar tersebut, termasuk mempertimbangkan untuk memutusnya. “Hanya, dalam waktu dekat, kami akan mengevaluasi penempatan penerangan jalan umum tersebut,” kata dia.

Ia menyebutkan, jika dalam evaluasi penerangan jalan umum nanti ditemukan penempatan yang tidak efektif, maka pemkab akan menggesernya. “Pada tahap awal, evaluasi akan kami titik beratkan di kawasan Kota Rembang. Sebab, dari sejumlah PJU liar, kebanyakan berada di kawasan perkotaan,” kata dia.

Hamzah juga menandaskan, pemkab sedang mempertimbangkan untuk menerapkan meterisasi sambungan PJU dan penggunaan PJU bertenaga surya dalam jangka panjang. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan