Pembangunan Pasar Sedan Sudah Capai 70 %

Selasa, 12 Juni 2012 | 08:03 WIB

SEDAN- Pembangunan pasar Sedan yang sudah dilakukan sejak tahun lalu dinyatakan telah memasuki tahapan 70 %. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dinperindagkop dan UMKM) Kabupaten Rembang, Munthoha, di sela-sela tinjaunnya terhadap proses pembangunan pasar tersebut, Selasa (12/6).
Munthoha menegaskan, bagaimanapun juga proses pembangunan pasar harus sudah selesai pada bulan Agustus depan atau sesuai dengan masa kontrak yang telah ditanda-tangani oleh pihak pengembang.
“Sesuai dengan kontrak, Agustus depan tahap pembanguna harus selesai,” ungkapnya.
Dirinya optimis dalam kurun waktu dua bulan ke depan pihak pengembang akan mampu menyelesaikan beberapa tahap pembangunan yang saat ini masih dikebut pengerjaannya.
“Saya optimis pembangunan akan selesai sesuai dengan yang direncanakan,” ujarnya lagi.
Pada kesempatan itu pula ia juga menghimbau agar para pedagang yang akan menempati pasar baru untuk segera melakkan kewajiban pembayaran tanda jadi kepada pihak pengembang agar semua proses yang dibutuhkan berjalan dengan baik. Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia terima secara keseluruhan masih banyak pedagang yang belum menyelesaikan kewajiban tersebut.
“Pedagang juga harus menyadari untuk menunaikan kewajiban mereka. Mestinya saat pasar selesai dibangun, tanda jadi juga harus sudah terbayar,” katanya.
Sementara itu pernyataan Munthoha mengenai proses pembangunan pasar yang sudah memasuki tahapan 70 % secara kasat mata sedikit berbeda dengan kenyataan. Berdasarkan pantauan terakhir, bangunan pasar yang secara fisik sudah benar-benar selesai hanya bagian depan saja. Selebihnya baru memasuki proses pemasangan tiang penyangga dan bahkan untuk sebelah selatan ada beberapa belum terbangun sama sekali.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang calon pedagang, Rodhi, yangmembeli dua kios di pasar yang sedang dibangun,  justru pesimis pembangunan akan selesai bulan Agustus. Menurutnya sampai saat ini masih banyak tahapan pembangunan yang belum terselesaikan, khususnya di pasar bagian timur.
“Jujur saja saya pesimis pembangunan akan selesai Agustus depan. Masih banyak bagian yang belum terbangun. Kalau masalah tanda jadi memang ada sebagian kecil pedagang yang sepertinya belum membayar, mungkin memang terkendala keuangan. Kalau saya alhamdulilah sudah memberikan tanda jadi, kalau tidak salah sekitar 2 juta lebih sedikit,” cetusnya. (Ilyas)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan