10.000 Pelajar Jadi Target Penyisiran e-KTP

Senin, 26 Agustus 2013 | 14:27 WIB
Perekaman data e-KTP terhadap siswa diklaim tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Perekaman data e-KTP terhadap siswa diklaim tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

REMBANG, MataAirRadio.net – Sebanyak 10.000 pelajar di Kabupaten Rembang menjadi target penyisiran perekaman data elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten ini.

Sampai dengan Senin (26/8) pagi, penyisiran masih dilakukan di SMA Negeri 2 Rembang. Ada sekitar 400 hingga 600 siswa di sekolah itu yang ditarget merekam datanya agar memiliki e-KTP. Kepala SMA Negeri 2 Rembang Sumarno mengatakan, perekaman data e-KTP dari sejumlah siswanya dilakukan dengan memanfaatkan salah satu di ruang di perpustakaan sekolah.

Perekaman sudah dilakukan sejak Jumat (23/8) kemarin dan diperkirakan tuntas pada Rabu (28/8) mendatang. Perekaman data e-KTP terhadap siswanya diklaim tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Pasalnya, pemanggilan terhadap siswa dilakukan satu per satu, urut presensi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang Daenuri menjelaskan, target 10.000 pelajar dalam penyisiran perekaman data e-KTP bisa saja meleset karena jumlahnya lebih banyak.

Menurutnya, selain pelajar di tingkat SMA sederajat baik negeri maupun swasta, penyisiran juga akan dilakukan dengan blusukan ke sejumlah pesantren. Penyisiran seperti ini bakal digiatkan hingga Oktober mendatang.

Daenuri mengakui, penyisiran perekaman data e-KTP di sekolah-sekolah sempat terkendala kartu keluarga dari siswa yang bersangkutan. Namun dinas menyikapinya dengan mencocokkan nama siswa dengan data pada sistem informasi administrasi kependudukan. Ke depan, dinas mengaku sudah menyebar surat kepada sekolah agar mewajibkan siswanya membawa kartu keluarga untuk mempermudah perekaman.

Daenuri menambahkan, masih ada sekitar 8,5 persen wajib e-KTP di Kabupaten Rembang belum melakukan perekaman data. Selain merantau dan belum pulang, diduga masih ada yang terlewat merekam data karena sudah berusia lanjut. Sementara, jumlah wajib e-KTP di Kabupaten Rembang sesuai kuota dari Kementerian Dalam Negeri sebanyak 459.219 orang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan