PDAM Buka Jaringan Baru, Pelanggan Lama Cemas

Rabu, 12 Juni 2013 | 14:50 WIB
Suroso, Kepala Bagian Teknik PDAM Kabupaten Rembang. (Foto:Puji)

Suroso, Kepala Bagian Teknik PDAM Kabupaten Rembang. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Rembang menjamin tetap lancarnya pasokan air ke rumah-rumah pelanggan di wilayah Kota Rembang bagian barat hingga Kaliori, meskipun saat ini perusahaan daerah tersebut sedang menambah jaringan baru untuk mencukupi kebutuhan air bersih di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan di Tasikagung.

Sejumlah pelanggan PDAM di dua wilayah tersebut mencemaskan tingkat kelancaran pasokan air minum setelah penambahan jaringan baru sepanjang tujuh kilometer. Kecemasan itu muncul karena pada setiap kali musim kemarau tiba, pasokan air minum ke pelanggan-pelanggan di dua wilayah tersebut kerap tersendat.

Kepala Bagian Teknik PDAM Kabupaten Rembang Suroso kepada reporter MataAir Radio pada Rabu (12/6) pagi menjelaskan, diladeninya permintaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui program sistem penyediaan air minum (SPAM) itu sudah melalui perhitungan yang matang.

Ia menyebutkan, kebutuhan air untuk kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Tasikagung hanya lima liter per detik. Sementara, debit air dari Embung Banyukuwung yang menjadi penyuplai air baku, baru termanfaatkaan 25 liter per detik dari yang tersedia 40 liter per detik.

Program sistem penyediaan air bersih atau SPAM untuk tempat pelelangan ikan dan pelabuhan pendaratan ikan dilakukan sejak 2012. Pada tahun ini, ada empat TPI yang dikucuri program tersebut yakni PPI Tasikagung Rembang, TPI Bonang dan TPI Layur Lasem, serta TPI Pandangan Wetan Kragan.

Tahun lalu, program SPAM sudah dikucurkan untuk TPI Karanganyar Kragan. Disebutkan Suroso, penyediaan air bersih untuk TPI dan PPI pada tahun ini ditargetkan rampung pada September mendatang, meski dirinya yakin bisa selesai sebelum itu.

Menurutnya, dengan penyediaan air bersih di kawasan PPI dan TPI, kualitas pengelolaan perikanan di dua kawasan itu akan lebih baik dan maksimal.

Agar pasokan air minum untuk para pelanggan di wilayah Kota Rembang bagian barat hingga Kaliori sepenuhnya aman, pihaknya kini tengah berusaha menekan penggunaan secara ilegal air dari jaringan PDAM. Penggunaan air secara ilegal itu misalnya melalui perusakan pipa-pipa jaringan sebagaimana yang terjadi di kawasan timur Sukorejo Kecamatan Sumber dan barat Dusun Brabo Desa Karangsari Kecamatan Sulang.

Sampai dengan Juni 2013, jumlah pelanggan PDAM di dua wilayah tersebut mencapai lebih dari sekitar 2.000 pelanggan. Di Kaliori sekitar 1.500, sedangkan di kawasan Kota Rembang bagian barat sekitar 500 pelanggan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan