Paripurna Molor Tiga Jam, Tiga Raperda Akhirnya Disahkan

Kamis, 27 Desember 2012 | 18:13 WIB

REMBANG – MataAirRadio.net, Tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) masing-masing satu raperda inisiatif dari legislatif dan dua lainnya dari pihak eksekutif, akhirnya disahkan DPRD Kabupaten Rembang menjadi peraturan daerah, Kamis (27/12) siang, meski rapat paripurna pengesahan ketiga raperda tersebut sempat diwarnai molor lebih dari tiga jam.

Menurut pantauan reporter MataAir Radio, molornya paripurna pengesahan tiga raperda masing-masing Raperda tentang Pengelolaan serta Penataan Pasar Tradisional dan Modern, Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Raperda tentang Sumbangan Pihak Ketiga kepada Daerah, karena rapat belum kuorum.

Untuk memulai rapat paripurna tersebut, anggota DPRD yang hadir setidaknya harus 30 orang, namun saat itu sampai dengan pukul 12.30 WIB, kuorum masih memerlukan tambahan kehadiran dua anggota dewan.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso mengatakan, penjadwalan sidang tentu telah diketahui oleh setiap anggota DPRD.

Puji berpendapat, molornya kehadiran dua anggota dewan tersebut, bukan merupakan bentuk sikap politis yang bersangkutan sebab pada kenyataannya tiga raperda itu disahkan dengan nyaris tanpa “perlawanan”.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso menegaskan, pengesahan tiga raperda menjadi perda tidak bisa disebut tergesa-gesa dan cenderung tak berkualitas sebagaimana tudingan sejumlah kalangan lantaran waktu pembahasan yang terbilang singkat.

Sebab, ketiga raperda tersebut telah melalui proses dan mekanisme sebagaimana mestinya, serta pembahasannya tidak ada muatan apapun kecuali hanya untuk kebutuhan rakyat kabupaten ini.

Puji menambahkan, setelah disahkan menjadi peraturan daerah, ketiga produk hukum tersebut akan dimintakan evaluasi kepada Gubernur Jawa Tengah, bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi ataukah tidak.

Sementara itu, berdasarkan catatan DPRD Kabupaten Rembang, dengan disahkannya ketiga raperda tersebut, aktivitas kedewanan DPRD Kabupaten Rembang nyaris sudah selesai. Yang tersisa hanyalah pengawasan terhadap sejumlah proyek yang mestinya selesai tahun ini.

Ke-45 anggota DPRD Kabupaten Rembang dijadwalkan baru kembali aktif dari libur Tahun Baru 2013 pada Rabu, 2 Januari mendatang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan