Balongmulyo Berniat Lambungkan Pantai Cemara Indah

Rabu, 3 September 2014 | 15:48 WIB
Pantai Cemara Indah Desa Balongmulyo. (Foto:Rif)

Pantai Cemara Indah Desa Balongmulyo. (Foto:Rif)

KRAGAN, MataAirRadio.net – Melejitnya nama Pantai Caruban dan Pantai Karangjahe, seolah mengundang bermunculannya menu wisata baru di pesisir Pantura Rembang. Kecamatan Kragan pun kini memiliki pantai molek yang dihuni ribuan pohon cemara laut. Pantai Cemara Indah Balongmulyo, namanya.

Pantai yang berjarak sekitar setengah kilometer dari Jalan Pantura Balongmulyo ini, telah menjelma sebagai objek wisata baru. Tak hanya menarik mereka yang ingin menikmati keindahan tepi laut, Pantai Cemara Indah juga menawarkan lokasi menawan untuk pemotretan pre-wedding.

Namun akses menuju hutan cemara sepanjang 1,5 kilometer itu butuh sentuhan karena masih berupa jalanan berbatuan trash. Kepala Desa Balongmulyo Dari Darnawan yakin Pantai Cemara Indah akan melejit seperti Caruban dan Karangjahe, jika Pemkab Rembang juga memberikan perhatian yang sama.

Menanggapi niatan warga Desa Balongmulyo, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rembang Sunarto mengaku akan mengusulkan dana penataan secara bergiliran. Saat ini, pihaknya masih fokus untuk penganggaran satu miliar rupiah, guna penataan Pantai Karangjahe.

Sembari menunggu pergiliran pendanaan oleh Pemerintah, dia berharap kepada warga untuk menjaga keasrian dan kebersihan pantai. Menurutnya, pihak desa melalui karang taruna bisa mengelolanya terlebih dahulu, seperti yang terjadi di Hutan Mangrove Pasarbanggi dan Pantai Karangjahe Punjulharjo.

Dia menegaskan, embrio kunjungan wisata di Pantai Cemara Indah perlu dijaga. Sunarto menyebut, potensi wisata pantai di Rembang mulai bergairah, dan pihaknya mengaku tak bisa banyak berbuat tanpa dukungan masyarakat setempat.

Anggota DPRD Rembang asal Pandangan Kecamatan Kragan Islahuddin mengaku mendukung keinginan warga untuk melambungkan nama Pantai Cemara Indah. Dia pun mengaku akan secara serius memperjuangkan aspirasi warga, setidaknya dengan mengupayakan perbaikan akses menuju hutan cemara ini.

Pihaknya akan segera bertemu dengan Pemerintah Desa Balongmulyo mengenai langkah pengelolaan ke depan. Dia menginginkan desa berdikari dengan mengelola objek wisata tersebut. Sementara penataan belum dilakukan, dia juga berharap promosi oleh warga setempat, digencarkan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan