Diintimidasi Balon, Panitia Pilkades Bisa Minta Bantuan Pemkab

Selasa, 22 Oktober 2013 | 15:42 WIB
Kepala Sub Bagian Tata Pemerintahan Desa Setda Rembang, Gunari. (Foto:Puji)

Kepala Sub Bagian Tata Pemerintahan Desa Setda Rembang, Gunari. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Panitia pilkades di 238 desa di Kabupaten Rembang disarankan untuk meminta bantuan kepada aparat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten, apabila mendapat ancaman atau intimadasi dari pihak bakal calon kepala desa.

Saran dari panitia monitoring kabupaten, panitia pengawasan kecamatan, dan desk pilkades Kabupaten Rembang ini, di antaranya terkait dengan persoalan bakal calon kades yang pernah melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman lima tahun, namun ngotot ingin ikut serta pada pilkades, November mendatang.

Kasubag Tata Pemerintahan Desa Setda Rembang Gunari mengatakan, rapat evaluasi permasalahan dari setiap kecamatan, sudah digelar pada Senin (21/10) kemarin.

Pada rapat itu ditegaskan ketentuan pada Perda Nomor 2 Tahun 2013 dan Perbup Nomor 26 Tahun 2013 yang salah satunya menyaratkan tidak pernah dihukum dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun, bagi bakal calon yang akan ditetapkan sebagai calon kades. Desk Pilkades Kabupaten Rembang mengharapkan terjaganya keamanan dan ketentraman di masyarakat, sehingga Pilkades dapat berjalan secara lancar.

Menurut pihak Pemkab Rembang, masa menjelang penetapan calon kades di 238 desa pada 25 Oktober nanti, rawan dengan konflik. Karena itu, aparat keamanan sudah menyiapkan antisipasi. Gunari mengatakan, titik rawan konflik sudah dipetakan tersendiri oleh aparat baik dari Kepolisian maupun TNI.

Dia mengakui adanya beberapa desa yang rawan konflik. Selain Desa Sekarsari dan Grawan Kecamatan Sumber, serta Desa Babaktulung Kecamatan Sarang yang memiliki bakal calon bermasalah, terpetakan pula desa lain yang rawan permasalahan seperti Desa Tlogotunggal Kecamatan Sumber. Desa ini berkonflik seputar penambahan jumlah tempat pemungutan suara.

Meski aparat keamanan dari Kepolisian dan TNI sudah menyiapkan antisipasi, namun Gunari menegaskan, masyarakat setempat juga agar turut serta mengamankan desanya.

Sementara itu, tahapan pilkades di Kabupaten Rembang akan memasuki batas akhir penerimaan kelengkapan berkas pada 23 Oktober ini. Selanjutnya berkas itu akan diteliti oleh panitia pilkades, sebelum kemudian ditetapkan lolos sebagai calon pada 25 Oktober. Pilkades secara serempak akan digelar pada 12, 13, dan 14 November mendatang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Agung Priyono

    Oktober 22, 2013 at 8:34 pm

    Kalo bisa minta bantuan aparat supaya tidak ada money politik dalam PILKADES. Karena money politik dalam PILKADES itu sumber dari segala sumber KORUPSI di Indonesia.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan