Pangkalan Truk Sendangasri Tak Layak Jadi Terminal Kargo

Selasa, 9 April 2013 | 17:13 WIB
Kepala Dihubkominfo Kabupaten Rembang, Suyono (Foto:AFTA)

Kepala Dihubkominfo Kabupaten Rembang, Suyono (Foto:AFTA)

LASEM, MataAirRadio.net – Pangkalan truk di kawasan Desa Sendangasri Kecamatan Lasem tak layak alih status menjadi terminal kargo. Luasan areal parkir yang hanya berukuran 183 x 172 meter tersebut dinilai kurang memadai.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dihubkominfo) Kabupaten Rembang, Suyono dalam perbincangan dengan reporter MataAir Radio, Selasa (9/4) siang mengungkapkan, Pangkalan Truk Sendangasri sementara ini dikhususkan sebagai tempat parkir bagi truk angkutan barang.

Jika nanti pembangunannya sudah selesai, maka pangkalan truk tersebut bakal menjadi terminal truk. Suyono tak memungkiri, berdirinya Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Tanjung Bonang membutuhkan dukungan ketersediaan terminal kargo sebagai tempat bongkar muat barang dalam peti kemas.

Pihaknya mengakui, luas Pangkalan Truk Sendangasri masih belum memenuhi syarat minimal untuk sebuah terminal kargo. Namun Suyono tidak menyebutkan, syarat minimal luasan terminal kargo.

Yang jelas, ada dua pilihan untuk merealisasikan terminal kargo yakni dengan memperluas lagi areal pangkalan truk Sendangasri atau mencari lokasi baru.

Suyono menambahkan, saat ini pengurukan tanah untuk landasan parkir di pangkalan truk Sendangasri baru mencapai 30 persen. Bahkan lapisan pengeras bagian atas juga belum dikerjakan sama sekali.

Selain itu ketersediaan air di pangkalan truk setempat juga masih tersendat, sebab aliran air dari PDAM Rembang belum terpasang sampai saat ini.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Rembang sempat mengemukakan bahwa pangkalan truk di Desa Sendangasri Kecamatan Lasem berpeluang berubah menjadi terminal kargo untuk menunjang keberadaan Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Tanjung Bonang di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke. (Afta Ahmad)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan