Orang Indonesia Bisa Nonton YouTube Tanpa Internet

Friday, 12 December 2014 | 07:15 WIB

 

Ilustrasi (Foto:google.com)

Ilustrasi (Foto:google.com)

 

mataairradio.com – Google memperkenalkan pemutaran video secara offline bagi pengguna aplikasi YouTube di smartphone Android. Kemampuan memutar video tanpa koneksi internet tersebut baru tersedia di Indonesia, India, dan Filipina.

Menurut postingan di blog resmi Google Asia Psifik yang diunggah pada Kamis (11/12/2014), upaya tersebut dilakukan untuk memperbanyak konten-konten populer YouTube di ketiga negara tersebut, tanpa koneksi internet.

Dilansir dari laman tribunnews.com, pada prinsipnya, YouTube akan menyimpan file cached dari video tersebut saat pengguna masih terhubung dengan internet. Video tersebut bisa disimpan dalam perangkat Android selama 48 jam untuk diputar secara offline, sehingga pengguna tetap bisa menikmati video walau offline.

Video-video yang mendukung pemutaran offline akan ditandai dengan ikon khusus yang begitu di-tap, akan menawarkan pilihan kualitas pemutaran video yang bisa dipilih untuk disimpan.

Menurut Google, negara-negara Indonesia, India, dan Filipina dipilih karena ketiganya dianggap memiliki peranan penting dalam hal mobile internet, ditambah lagi masih sedikit yang berlangganan data dalam jumlah besar, dan koneksi internet yang belum merata.

“Asia membuktikan dirinya sebagai dunia yang sangat mobile dalam hal adopsi smartphone, namun akses data yang kencang dan terjangkau masih menjadi tantangan di wilayah tersebut,” ujar Google dalam postingan blog-nya.

Karena itulah Google mencari cara untuk mengatasi kendala tersebut bagi pengguna produknya di negara-negara yang memiliki akses terbatas.

 

Sumber: tribunnews.com
Editor: Arif bahtiar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan