Ngganja, Mahasiswa Asal Sale Dibekuk

Sabtu, 19 Mei 2012 | 05:27 WIB


SALE – Seorang mahasiswa asal RT 1 RW 3 Desa Mrayun, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Muhammad Nafiuddin (23), dicokok aparat Satreskrim Polsek Tembalang Polrestabes Semarang lantaran kedapatan mengisap ganja, Selasa (15/5) lalu.

Ia ditangkap bersama seorang rekannya bernama Ade Wicaksono (21) warga Jalan Klipang PGRI Blok K No 31 Sendangmulyo Tembalang saat sedang asyik mengisap lintingan ganja di sebuah kamar kos di kawasan Tembalang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Nafiuddin itu bermula dari hasil informasi masyakat yang mengaku resah dengan ulah para pelaku yang kerap pesta ganja di kos-kosan.

Dari informasi tersebut, polisi menindaklanjuti dengan melaksanakan penyelidikan di wilayah Bulusan Tembalang.

Hasilnya, polisi menemukan tersangka Findry Purwadhana (23), warga Perumda Tumpangrasak No 12 A RT 3 RW 3 Jati Kudus dan Herry Wijonarko (25) warga Jalan Ace No 5 Srondol Banyumanik, dalam kondisi seperti orang mabuk.

Saat diinterograsi, keduanya mengaku usai menghisap ganja di tempat kos Findry di Jalan Timoho Barat 1 No 17 Tembalang.

Ketika keduanya digelandang ke tempat kos yang dimaksud, polisi menangkap dua pelaku lain yang sedang asyik menghisap ganja bernama Muhamad Nafiuddin dan Ade Wicaksono. Nafiuddin dan Findry diketahui tinggal satu kos-kosan.

Tidak hanya itu, polisi yang melakukan penggeledahan berhasil menemukan dan menyita barang bukti yang kemudian ke Mapolsek Tembalang beserta para tersangka.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita dua puntung lintingan ganja yang telah dihisap; satu bungkus kertas paper; tiga paket ganja yang terbungkus dengan kertas coklat, kertas tisu dan kertas putih; sebuah korek api gas; dan sebuah asbak warna hijau sebagai barang bukti.

Dari pengembangan penyidikan, polisi akhirnya juga berhasil menangkap tersangka lain yang masuk dalam jaringan peredaran ganja dan sabu-sabu bernama Yusuf Ardiyanto (26) Jalan Sawojajar 1 No 30 Krobokan Semarang Barat.

Menurut keterangan para tersangka, mereka mengaku baru dua minggu mengkonsumsi ganja dan juga sabu-sabu yang diperoleh dari tersangka Yusuf Ardiyanto alias Ucok.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan didampingi Kapolsek Tembalang Kompol Purwanto mengatakan, modus yang dilakukan pengguna dan pengedar shabu masih menggunakan SMS untuk pemesanan dan transfer untuk pembayarannya. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan