Musrenbangcam Dinilai Percuma

Rabu, 15 Februari 2012 | 08:32 WIB

SULANG – Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Rembang menilai kegiatan musyawarah rencana pembangunan kecamatan (Musrenbangcam) percuma digelar, sebab selama ini, hasil musyawarah tersebut nyaris tidak pernah berbuntut realisasi sehingga terkesan hanya sebagai formalitas.

“Banyak usulan yang muncul ketika Musrenbangdes dan Musrenbangcam digelar. Namun, usulan-usulan tersebut nyaris tidak pernah ditindaklanjuti atau direalisasi. Kalau seperti itu, Musrenbangcam percuma digelar,” kata Wakil Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Rembang yang tergabung dalam Guyup Rukun Petinggi Dampo Awang (Guru Pendawa), Wasiman, Rabu (15/2).

Menurut dia, sejauh ini, hasil Musrenbangcam hanya diperlakukan sebagai arsip dan bagian dari prosedur dalam menggelar Musrenbang kabupaten. “Sementara, realisasi pembangunan di kabupaten ini tidak sama sekali mengacu pada hasil musyawarah tersebut,” kata dia yang juga Kepala Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang.

Pembangunan di desa, kata Wasiman, justru cenderung lebih mementingkan aspirasi yang tidak jelas dari pihak-pihak tertentu. “Ada sejumlah desa yang kenyataannya lebih membutuhkan pembangunan atau perbaikan jalan, dan itu sudah disampaikan dan tercatat sebagai hasil Musrenbangdes maupun Musrenbangcam, namun tiba-tiba di desa ada kegiatan pembangunan embung yang sama sekali tidak termasuk dalam kedua musyawarah tersebut,” kata dia.

Oleh karena itu, pada gelaran Musrenbangcam di Kecamatan Sulang dan Kota Rembang, sebagian besar kepala desa memilih tidak mengikutinya secara tuntas. “Untuk apa diikuti, hasilnya toh sudah bisa diketahui (tidak direalisasi nantinya, red.),” kata dia.

Sejumlah kepala desa, kata dia, memang memilih hadir di awal musyawarah untuk menghargai undangan camat setempat. “Selebihnya, kami memilih meninggalkan arena musyawarah. (Dalam Musrenbangcam) paling hanya untuk dicatat saja usulan kami, sedangkan tindak lanjutnya nol,” kata dia.

Camat Sulang, Sukis Sutarto ketika dihubungi mengatakan, hasil Musrenbangcam memang untuk dicatat dan disampaikan untuk ditindaklanjuti dalam Musrenbangkab. “Kami tidak berwenang menjanjikan apa-apa, karena memang hasil Musrenbangcam hanya usulan. Soal realisasinya, itu kebijakan pemkab,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan