Museum Kartini Dilengkapi 13 Kamera Pengintai

Wednesday, 4 January 2012 | 10:37 WIB
KOTA – Museum Kartini Rembang akan dilengkapi sebanyak 13 kamera pantau atau “closed circuit television (CCTV)” di sejumlah titik bangunan setelah tahap pertama revitalisasi dirampungkan.

Menurut Ketua Tim Teknis Revitalisasi Museum Kartini Budi Darmawan di Rembang, Rabu, saat ini kamera pengintai sudah terpasang di delapan titik bangunan museum, namun pihaknya masih akan menambah lima titik lagi.

“Pemasangan CCTV tersebut penting untuk mengamankan koleksi museum saat sudah resmi dioperasikan, apalagi jumlah petugas dan penjaga museum sejauh ini masih sangat terbatas. Pengamanan dengan kamera pengintai ini diperlukan,” kata dia.

Ia juga mengatakan pemasangan cctv di lima titik bangunan museum akan difokuskan pada kawasan gapura museum, sepanjang jalan masuk, dan areal belakang museum.

“Saat ini, tim teknis tinggal merampungkan penataan dan pemeliharan bangunan sebelum siap dioperasikan pertengahan Januari ini,” kata dia.

Budi menambahkan, setelah revitalisasi, benda koleksi museum bertambah menyusul dihibahkannya 20 benda asli peninggalan Kartini dan keluarga Bupati Rembang KRM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, berupa delapan replika benda kuno dan satu benda berupa kursi yang dibuat berdasarkan foto asli koleksi museum.

“Dengan tambahan itu, total benda koleksi Museum Kartini saat ini sebanyak 127 benda, dan sebagian besar berupa foto, lukisan, meja-kursi, pusaka, pakaian adat, surat-surat, dan sejumlah judul buku terkait RA Kartini,” kata dia.

Ia mengemukakan, semua benda koleksi museum sudah terkumpul, hanya saja penataan benda-benda koleksi museum masih menunggu kedatangan tim dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah.

Museum Kartini mendapat kucuran anggaran sekitar Rp5 miliar dari APBN untuk kegiatan revitalisasi. Selain memoles tampilan bangunan museum dan pendapa Kabupaten Rembang, tim teknis juga menambah fasilitas museum dengan bioskop mini dan ruangan diorama Kartini Mengajar. (Puji)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan