PLN Ganti Baru Perangkat Elektronik Musala Pasca-Kebakaran

Minggu, 1 Desember 2013 | 18:29 WIB
Belasan kitab suci yang terbakar di Musala Al Hikmah di kawasan tepi Jalan Pantura wilayah Desa Gegunung Wetan. (Foto:Puji)

Belasan kitab suci yang terbakar di Musala Al Hikmah di kawasan tepi Jalan Pantura wilayah Desa Gegunung Wetan. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pihak PLN Rayon Rembang, Minggu (1/12) pagi, mengganti baru perangkat elektronik milik Musala Al Hikmah Desa Gegunung Wetan Kecamatan Rembang yang terbakar pada Sabtu (30/11) pagi kemarin. Perangkat jenis mixer dan amplifier milik musala di tepi Jalur Pantura setempat itu terbakar diduga akibat lonjakan tegangan.

Manajer PLN Rayon Rembang Riyanta mengaku sudah membelikan baru mixer dan amplifier yang terbakar kemarin dan telah diserahkan kepada pengurus musala setempat. Penggantian itu lebih karena untuk meringankan beban musala dan bentuk kepedulian.

PLN tidak mengganti peralatan lain di musala itu seperti mukena dan sajadah karena keterbatasan anggaran. Pihak pengurus musala menerimanya dan berterima kasih atas kepedulian dari pihak PLN.

Mengenai penyebab kebakaran pada mixer dan amplifier yang nyaris menjalar ke bangunan musala, Riyanta berkeyakinan bukan karena lonjakan tegangan sebagaimana dugaan dari sejumlah warga. Memang, mixer dan amplifier di musala itu berada dalam posisi terus “on” dan terbakar beberapa saat setelah listrik menyala dari pemadaman.

Namun menurut Riyanta, jika penyebabnya adalah lonjakan tegangan, biasanya akan diikuti rusaknya perangkat serupa di lokasi lain yang berdekatan. Karena tidak ada laporan serupa dari warga yang terdekat, maka besar kemungkinan kebakaran terjadi akibat korsleting setempat.

Riyanta menekankan, baik karena korsleting ataupun lonjakan tegangan, diperlukan penelitian secara mendetail. Intinya pihaknya tidak mau memperpanjang persoalan itu, dan memilih membantu meringankan beban pengurus musala pasca-kebakaran.

Seperti diberitakan, Musala Al Hikmah yang terletak di tepi Jalur Pantura Desa Gegunung Wetan Kecamatan Rembang, nyaris terbakar pada Sabtu (1/12) kemarin. Beruntung, meski sempat membakar mixer dan amplifier pengeras suara musala, api tak sampai menjalar ke bangunan musala karena segera ditangani. Warga sempat menduga kebakaran dipicu oleh lonjakan tegangan listrik PLN. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan