Motor Sering Menghajar Jalan Berlubang? Perhatikan Ini!

Saturday, 13 June 2015 | 12:26 WIB
Permukaan jalan poros Sumber-Sekarsari di wilayah Dusun Bulaksempu, Sumber. (Foto: Pujianto)

Permukaan jalan poros Sumber-Sekarsari di wilayah Dusun Bulaksempu, Sumber. (Foto: Pujianto)

 

mataairradio.com – Salah satu akibat dari curah hujan yang tinggi, dan kondisi aspal jalanan yang berkualitas buruk, menyebabkan titik jalan berlubang semakin banyak. Bagi pengendara kendaraan bermotor, tentu saja ini merupakan kondisi yang sangat mengkhawatirkan, salah-salah anda bisa celaka karena jalanan berlobang ini.

Ada tips sederhana yang dilansir dari tantemobil.com untuk mengatasi masalah ini, sebisa mungkin anda harus menghindari lubang. Kalaupun terpaksa harus menerjang lubang di jalanan, sebaiknya kurangi kecepatan untuk meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan akibat sepeda motor kehilangan kestabilannya.

Waspada dampak berkepanjangan

Sayangnya, dalam beberapa kondisi, terkadang kita banyak lengahnya dan tidak terduga jalanan berlubang ini akan kita hajar tanpa sempat menurunkan kecepatan. Hal ini tentu saja bisa membahayakan, bukan Cuma untuk anda, tetapi untuk kendaraan anda sendiri.

Kalau anda pengendara sepeda motor yang kerap memasuki wilayah dengan jalanan berlubang, bergelombang dan selalu di buru waktu sehingga tidak jarang jalanan rusak ini anda hajar dengan sengaja, selain harus menjaga kestabilan dan keselamatan anda, ada baiknya perhatikan juga beberapa komponen sepeda motor berikut ini.

Ban

Walaupun terbuat dari karet, tetapi ban juga memiliki serat-serat yang terbuat dari logam seperti baja dan lainnya. Kalau terlalu sering membentur lubang, posisi serat-serat tersebut bisa saja berubah bentuk, patah atau minimalnya berpindah tempat. Akibatnya, ban sepeda motor anda akan menjadi benjol dan bisa membahayakan anda dan pengguna jalan lainnya.

Pelek

Walaupun dilindungi ban, tapi jangan sepelekan bobot total yang harus ditanggung oleh ban dan pelek ini. Bahkan untuk pelek racing, benturan yang terlalu keras bisa saja menyebabkan pelek menjadi pecah dan bahkan patah. Sedangkan untuk pelek jari-jari, kemungkinan besar pelek ini akan bengkok dan harus disetel ulang dengan biaya yang lumayan mahal.

Bearing atau laher roda

Bentuknya yang kecil dan tersembunyi, terkadang akan membuat komponen ini sedikit terlupakan. Walaupun komponen ini hanya menerima beban putaran ban, tetapi kalau komponen ini menerima tekanan akibat benturan, tentu saja beban akan secara tiba-tiba, dan bisa menimbulkan putaran ban menjadi terasa oblak.

Komponen lainnya

Selain ketiga komponen tersebut, ada baiknya anda juga memperhatikan posisi Sil atau karet penyumbat cairan dalam shockbreaker, as suspensi, komstir dan baut-baut. Dengan perhatian lebih, diharapkan usia pakai komponen tersebut bisa maksimal sehingga bisa meminimalisir biaya perawatan yang harus anda keluarkan.

 

Sumber: tantemobil.com
Editor: Arif Bahtiar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan