Mimpi Menjadi Tentara Tenggelam Di Sendangasri

Jumat, 10 Februari 2012 | 01:51 WIB


LASEM – Seorang remaja 16 tahun, Sanda Abdul Kholik dilaporkan tenggelam di embung mini di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kamis (9/2) pukul 16.30 WIB saat hendak berlatih renang sebagai persiapannya menembus mimpi menjadi seorang anggota tentara nasional Indonesia jika lulus sekolah kelak.

Kepala Polsek Lasem Ajun Komisaris Polisi Isnaeni, Jumat (10/2) mengemukakan, nahas itu bermula ketika siswa kelas XI SMAN 1 Rembang tersebut hendak berlatih renang bersama temannya, Zainul Anwar (19) di embung mini di Desa Sendangsari, tak jauh dari tempat tinggal Sanda.

Mereka berdua mendatangi embung sekitar pukul 16.30 WIB. Kuat dugaan saat hendak turun ke embung, korban terpeleset kemudian jatuh ke dasar embung sedalam 2,5 meter itu. Zainul yang menyadari Sanda tak juga muncul ke permukaan langsung berteriak minta pertolongan.

Mamad Heru Prasetya (19) dan Wananto (35), tetangga korban yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian bergegas mendekat ke embung begitu mendengar teriakan Zainul. Mengetahui korban terjatuh ke embung, keduanya pun berupaya mencari tubuh korban.

Pencarian korban berlangsung cukup lama. Setelah dibantu beberapa warga lainnya, korban berhasil ditemukan. Namun, denyut nadinya telah hilang. Korban meninggal dunia.

“Kami bersama petugas dari Puskesmas Lasem, Bu Neneng langsung datang ke TKP dan memeriksa tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata dia.

Kepala Desa Sendangasri Bambang Sugondo mengatakan, untuk sementara warga diimbau tidak berenang di embung dulu. “Meski lokasinya terbuka dan airnya mulai surut, namun jika tidak mahir berenang bisa juga berbahaya,” kata dia.

Sanda Abdul Kholik adalah putra pertama Ngadimin, warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem. Sanda lahir pada 25 April 1995. Ia tercatat sebagai siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Rembang. Remaja bertinggi badan 167 cm dan bergolongan darah A tersebut memiliki mimpi menjadi seorang anggota TNI. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan