Mengonsumsi Oseng-Oseng Rolade Plus, Sekeluarga Keracunan

Minggu, 18 November 2012 | 13:30 WIB

Rembang – MataAirRadio.net, Lima orang dalam satu keluarga di RT 1 RW 1 Dusun Balong Kulon Desa Kumendung, Kecamatan Kota Rembang, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi oseng-oseng sawi, tahu, rolade, dan daging sapi, sehingga harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Dari keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, lima orang yang diduga mengalami keracunan itu adalah Yasri (42), Selamet (45), Romlah (23), Udin (25), Agil (12).

Sampai dengan Minggu (18/11), Yasri dan Romlah masih dirawat intensif di Ruang Dahlia RSUD dr R Soetrasno Rembang. Demikian juga dengan Selamet yang dirawat di Ruang Melati dan Agil yang dirawat di Ruang Flamboyan. Sementara Udin, hanya dirawat jalan.

Yasri, salah seorang korban dengan nada pelan mengisahkan, awalnya ia yang bakul blanjan itu seperti biasa kulakan rolade di Pasar Rembang dari seorang pemasok pada Rabu (14/11) pagi kemarin.

Namun setelah dijajakan, dagangannya masih menyisakan satu rolade, sehingga Yasri memilih mengolahnya sendiri. Ia mengosengnya dengan sawi, tahu, dan daging sapi sebagai menu makan keluarga. Tetapi, pada malam harinya, Yasri yang sedang hadir dalam sebuah acara tahlilan, mendadak mengalami mual-mual; perutnya sakit.

Saat itu ia pun memilih pulang dan sesampainya di rumah, sakit perutnya semakin menjadi. Yang demikian juga terjadi pada anggota keluarga Yasri lainnya. Parwi, salah seorang saudara Yasri yang tinggal tak jauh dari rumah korban, segera membawa keluarga misanannya itu ke RSUD dr R Soetrasno Rembang pada Kamis (15/11) siang.

Dengarkan rekaman disini.

Sementara itu, pihak rumah sakit masih mengupayakan perawatan yang terbaik untuk pasien, meski sampai sejauh ini belum ada kesimpulan tetap, apakah keluarga tersebut keracunan makanan ataukah tidak.

Seorang petugas di Ruang Dahlia RSUD dr R Soetrasno Rembang, Istiqomah menjelaskan, untuk memastikan pasien keracunan atau tidak diperlukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengecek feses atau sampel muntahan.

Menurut Istiqomah, cek laboratorium terhadap para pasien sudah dilakukan, dan pemeriksaan ulang direncanakan kembali dilakukan pada Senin ini.

Dengarkan rekaman disini.

Atas kejadian seperti ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat meningkatkan semangat hidup sehat, termasuk memastikan kehigienisan makanan sebelum dikonsumsi. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan