Meluas, Ulat Bulu Satroni Tiga Kecamatan

Jumat, 3 Februari 2012 | 02:37 WIB

LASEM – Serangan ulat bulu terus meluas di berbagai daerah di Kabupaten Rembang diduga akibat penanganan hama itu yang masih seadanya sementara cuaca ekstrem dan angin kencang disinyalir memicu peningkatan intensitas serangan.

Berdasarkan sejumlah laporan yang dihimpun, Jumat (3/2), ulat bulu kini telah menyerang desa-desa di kawasan Pegunungan Lasem, di Kecamatan Sedan, Lasem, dan Sluke.

Jika sebelumnya ulat bulu banyak muncul di Desa Dadapan, Kecamatan Sedan, kini giliran warga Ngulahan, Kecamatan Sedan dan Desa Gowak, Kecamatan Lasem yang dibuat repot.

“Sudah ada empat warga yang harus dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit karena tidak kuat menahan gatal Sejauh ini belum ada langkah penanganan serius dari pihak pemkab,” tutur Sumarlan, warga Desa Gowak.

Warga desa setempat umumnya pasrah, sebab berbagai langkah mulai pembakaran maupun pemberantasan secara manual tidak efektif memberantas serangan hama uat bulu, kata dia.

Pria yang juga guru SD Gowak mengaku paling mengkhawatirkan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar anak didiknya. Praktis sejak wabah ulat bulu muncul lagi, kegiatan belajar di sekolahnya terganggu.

“Kami terpaksa memulangkan siswa yang tak kuat gatal-gatal. Padahal sebentar lagi siswa kelas enam akan menghadapi ujian nasional,” kata dia.

Ulat bulu biasa ditemukan menempel di pohon jati dan rimba di kawasan Desa Gowak. Seminggu terakhir ulat bulu turun dan menempel di dinding sekolah dan perumahan warga. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan