Maling Sepeda Motor Spesialis Tepi Jalan Diringkus

Selasa, 10 Juli 2012 | 09:44 WIB

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Joko Santoso membeber identitas pelaku curanmor, Selasa (10/7). (Foto: Puji)

KOTA – Aparat Reserse dan Kriminal Polres Rembang, Minggu, 24 Juni lalu berhasil meringkus Nur Kholis, warga RT 2 RW 2 Desa Kasreman, Kecamatan Rembang, pencuri motor spesialis lokasi tepi jalan dan teras rumah.

Menurut keterangan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Rembang AKP Joko Santoso, Selasa (10/7), meski baru berusia 30 tahun, Nur Kholis merupakan residivis yang sudah lima kali keluar masuk penjara.

“Dalam kasus kali ini, ia ditangkap setelah mencuri 16 sepeda motor berbagai jenis hanya dalam kurun waktu empat bulan setelah keluar dari bui. 16 sepeda motor itu dari pengakuannya, tetapi kami yakini jumlah sepeda motor yang digondolnya lebih dari 20 unit,” kata Kasatreskrim.

Nur Kholis yang juga kerap disapa Plonco itu ditangkap di sebuah warung kopi di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Rembang, Minggu (24/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

AKP Joko Santoso menyebutkan, dari 16 sepeda motor yang dicuri Nur Kholis itu, sampai dengan 10 Juli 2012, tujuh di antaranya sudah ditemukan dan diamankan di Mapolres Rembang sebagai barang bukti.

“Kami memang baru berhasil menemukan dan menyita tujuh dari 16 unit sepeda motor yang dicolong Nur Kholis. Hal itu lantaran kami masih memburu tiga tersangka lain yang diduga kuat merupakan komplotannya. Namun, soal identitas ketiga buron itu sudah kami kantongi, masing-masing CP, SMK, dan MR,” ungkapnya.

Selain menangkap Nur Kholis, aparat Satreskrim Polres Rembang juga berhasil menangkap Heru Hartanto alias Mliwing (25) warga RT 2 RW 2 Desa Growong Kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati, pada hari yang sama (24/6).

Menurut Kasatreskrim, ia bersama Nur Kholis diduga mengotaki pencurian sepeda motor dengan tempat kejadian masing-masing di kawasan Alun-Alun Rembang dan Lasem. “Keduanya jelas pelaku pencurian kendaraan bermotor lintas kota,” tegasnya.

Tak hanya menangkap Nur Kholis dan Heru Hartanto, aparat Satreskrim Polres Rembang pun mengamankan Sudarsono (35), warga RT 5 RW 2 Desa Terteg Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati, dan Karmijan (33) warga RT 4 RW 4 Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi karena diduga menjadi penadah sepeda motor hasil kejahatan Nur Kholis dan Heru Hartanto.

“Untuk Nur Kholis dan Heru Hartanto kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara tujuh tahun, sedangkan Sudarsono dan Karmijan kami jerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara empat tahun,” tuturnya.

Tersangka Nur Kholis kepada suararembang mengaku hanya butuh waktu maksimal sepuluh detik pada setiap kali aksi. “Alatnya kunci T,” ungkap pria yang mengaku sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak ini.

Ia menyebutkan, sepeda motor hasil aksinya biasanya dijual dengan harga rata-rata dua juta rupiah per unit. “Pernah nyolong sepeda motor jenis Yamaha Alfa. Namun karena tidak laku dijual, akhirnya sepeda motor itu saya serahkan begitu saja ke seorang teman,” katanya.

Nur Kholis mengaku nekat berkali-kali mencuri lantaran tergiur hasil yang melimpah dengan sedikit kerja keras. “Dibandingkan kerja sebagai nelayan, hasil mencuri lebih banyak,” kata dia yang juga mengaku kerap ikut melaut bila tidak sedang “mood” maling”. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan